Wawako Bukittinggi Sambut Baik Gagasan SIGAP Indonesia

More articles

spot_img

Bukittinggi, investigasi.news — Wakil Walikota Bukittinggi, H. Marfendi, menyambut baik kedatangan rombongan SIGAP (Syarikat Islam Tanggap Bencana) Indonesia yang tengah melakukan aksi kemanusiaan penanganan bencana banjir lahar dingin dan longsor di Sumatera Barat.

Pertemuan pada Rabu (22/5) kemaren, dihadiri juga oleh Ketua DPC Syarikat Islam Bukittinggi, Rismaidi Tuanku Bagindo, serta perwakilan simpul jejaring relawan seperti MRT (Medis Respon Team) dan GPMI (Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia) Rescue.

Kepala Badan Nasional SIGAP Indonesia, Agustian memimpin rombongan tersebut. Agustian menekankan pentingnya mitigasi bencana dan perlunya sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran (awareness) akan bencana.

Menurutnya, edukasi tentang mitigasi bencana merupakan langkah awal yang sangat penting untuk meminimalisir dampak bencana alam.

Wakil Walikota Bukittinggi, H. Marfendi, menyambut baik gagasan yang diusulkan oleh SIGAP Indonesia. Salah satu topik yang dibahas secara mendalam adalah gerakan memanen air hujan.

Wawako Marfendi menyatakan bahwa inisiatif ini sangat relevan mengingat krisis air yang tengah dihadapi oleh hampir seluruh negara di dunia akibat perubahan iklim.

Hal itu juga sejalan dengan pembahasan dalam World Water Forum yang tengah berlangsung di Bali, dihadiri oleh perwakilan dari berbagai negara.

“Gerakan memanen air hujan adalah solusi yang sangat tepat, terutama untuk daerah-daerah yang mengalami kesulitan akses air bersih. Kami berharap gerakan ini dapat diimplementasikan dengan baik di Bukittinggi dan sekitarnya,” ujar H. Marfendi.

Ia menambahkan, saat ini ada beberapa tempat di Bukittinggi yang masih kesulitan mendapatkan akses air, sehingga inisiatif ini diharapkan dapat membantu mengatasi masalah tersebut.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, diharapkan gerakan memanen air hujan dan sosialisasi mitigasi bencana dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat.

Kolaborasi antara SIGAP Indonesia, pemerintah, dan berbagai simpul jejaring relawan diharapkan dapat menjadi contoh nyata dalam penanganan dan pencegahan bencana di masa depan.

Diharapkan, melalui pertemuan tersebut kerjasama yang sudah berlangsung di lapangan dapat terus terjalin dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Sumatera Barat, khususnya dalam menghadapi tantangan bencana alam. (Yas)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img