Kepala MTsN 2 Pariaman Raih Doktor ke-336 di UIN Imam Bonjol dengan Studi Kultur Pendidikan Surau

More articles

spot_img

Padang, Investigasi.news – 16 Maret 2024 – Sebuah prestasi akademis membanggakan kembali dicatatkan oleh Dr. Zalkhairi, Kepala MTsN 2 Kota Pariaman, yang berhasil meraih gelar doktor dari Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang. Dengan predikat sangat memuaskan, Zalkhairi menjadi doktor ke-336 yang dihasilkan oleh institusi tersebut, menandai sebuah pencapaian signifikan dalam bidang pendidikan agama di Indonesia.

Disertasinya yang berjudul “Kultur Pendidikan Surau dalam Kaderisasi Ulama di Padang Pariaman” telah berhasil dipertahankan di hadapan tim penguji dalam sebuah sidang terbuka yang berlangsung pada Sabtu, 16 Maret 2024. Penelitian ini menggali dalam tentang peran kultur surau dalam membentuk kaderisasi ulama di daerah Padang Pariaman, yang dikenal dengan tradisi dan nilai-nilai pendidikan Islamnya yang kaya.

Dr. Zalkhairi menjelaskan, “Pendidikan surau di Padang Pariaman, dari proses belajar mengaji hingga pelaksanaan penghormatan kaji dan pengangkatan tuangku, memiliki kultur yang khas dan memainkan peran penting dalam pelestarian kaderisasi ulama.” Beliau menambahkan, “Kultur surau yang unik ini tidak hanya membentuk ulama dengan kompetensi keilmuan yang tinggi, tetapi juga karakter, adab, dan akhlak yang mulia, serta kecakapan dalam menggunakan teknologi informasi.”

Sidang promosi doktor ini dihadiri oleh berbagai pihak penting dari lingkungan pendidikan agama di Sumatera Barat, termasuk kepala madrasah se-Kota Pariaman, tokoh agama, dan praktisi pendidikan. Keberhasilan Dr. Zalkhairi tidak hanya menjadi kebanggaan bagi MTsN 2 Kota Pariaman, tetapi juga bagi komunitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam upaya pelestarian dan pengembangan pendidikan surau sebagai ciri khas pendidikan Islam di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Zalkhairi mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Allah serta semua pihak yang telah mendukung perjalanan akademisnya, “Alhamdulillah wasyukurillah kepada Allah, dan terimakasih kepada semua yang telah memberi dukungan. Semoga Allah memberikan ridho dan kasih sayang-Nya kepada kita semua. Aamiin.”

Prestasi Dr. Zalkhairi ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak lagi penelitian dan pengembangan dalam pendidikan Islam, khususnya dalam memperkuat kultur dan tradisi yang sudah lama ada sebagai pondasi pembentukan karakter dan keilmuan ulama masa depan.

** Afri

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Latest

spot_img