Diduga Palsukan TTD: Sekdes Kawata Dilaporkan Ke Polres Sula, Ini Kata Kasat Reskrim

Malut, Investigasi.news – Sahdir Makian Sekretaris desa Kawata, Kec. Mangoli Utara Timur dilaporkan (diadukan) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sula di Sanana atas tuduhan pemalsuan sejumlah tanda tangan (TTD) pada dokumen musyawarah penetapan nama-nama penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa Kawata Tahun 2023.

Dokumen ini sendiri termaktub pada laporan penggunaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes) Kawata pada tahun yang sama.

Tidak tanggung-tanggung sejumlah orang dengan berbagai jabatan di desa dipalsukan tanda tangannya oleh Sahdir, diantaranya: Wakil Ketua BPD, anggota BPD, Imam desa dan hakim SARA, dan lain-lain.

Ditemui di Sanana, salah satu yang dipalsukan tanda tangannya kemudian bertindak sebagai pelapor (pengadu), yakni Sahrin Sapsuha membenarkan terkait adanya laporan (aduan) menyangkut pemalsuan TTD oleh Sekdes Kawata ke SPKT Polres Sula.

“Iya sudah kami laporkan, karena kami mengira ini kejahatan yang Terstruktur, Sistematis dan Masiv (TSM), mengapa karena dokumen yang terdapat pemalsuan TTD itu erat kaitannya dengan anggaran desa”, ucap Sahrin (5/1).

Terpisah AKP. Abu Zubair Latupono Kasat Reskrim Polres Sula, saat dihubungi media ini via telepon mengatakan.

“Pada dasarnya setiap laporan atau aduan dugaan tindak pidana kami terima, kemudian kami proses untuk mengetahui terpenuhi atau tidak unsur pidananya, ada tidak mens rea nya (niat jahat/kejahatan)”, sahut Kasat.

Namun sepintas, Abu mengatakan jika pemalsuan TTD adalah kejahatan, nanti kita proses dulu, tambahnya melalui sambungan telepon seluler.

Sementara itu, sampai berita ini ditayangkan, kami masih mencoba menghubungi Sekdes Kawata Sahdir Makian untuk meminta tanggapan menyangkut permasalahan ini.

( RL )

IKLAN HPN

Related Articles

Iklan hpn
Iklan HPN
Iklan hpn
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Latest Articles