Asahan, Kamis (30/04/2026) — Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.A.P., menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap batas muatan kendaraan (tonase) bagi para pengusaha kayu yang beroperasi di wilayah Kabupaten Asahan. Penegasan tersebut disampaikan saat meninjau langsung kondisi jalan di Desa Suka Damai, Kecamatan Pulo Bandring.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bagian Pemerintahan, Anggota DPRD, serta Sekretaris Camat Pulo Bandring. Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mencegah kerusakan infrastruktur jalan yang kerap terjadi akibat kendaraan bermuatan berlebih.
Rianto menyampaikan bahwa sejumlah ruas jalan kabupaten saat ini mengalami kerusakan yang diduga kuat disebabkan oleh kendaraan pengangkut kayu yang melebihi kapasitas muatan yang telah ditetapkan. Ia menekankan bahwa kondisi ini tidak hanya merugikan pemerintah daerah, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat pengguna jalan.
“Kami mengimbau para pengusaha kayu untuk mematuhi aturan tonase kendaraan. Infrastruktur jalan yang telah dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah melaporkan kondisi kerusakan jalan di lapangan. Menurutnya, laporan tersebut sangat membantu pemerintah dalam mengambil langkah cepat dan tepat dalam penanganan.
Lebih lanjut, Rianto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan saat ini tengah menghadapi efisiensi anggaran dalam pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu, menjaga kondisi jalan yang ada menjadi tanggung jawab bersama.
“Jika kendaraan yang melintas tidak mematuhi aturan, maka kerusakan akan terus terjadi dan tentu merugikan masyarakat luas,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Asahan, lanjutnya, akan meningkatkan pengawasan di lapangan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penindakan terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan.
“Kami tidak menghambat kegiatan usaha, namun semua harus berjalan sesuai aturan. Jika pelanggaran terus terjadi, tentu akan ada langkah tegas yang diambil,” tambahnya.
Di akhir kunjungannya, Wakil Bupati mengajak seluruh pihak, baik pengusaha maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga infrastruktur daerah demi kepentingan bersama dan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Asahan. Sidabutar


















