Pasbar — SD El Maarif Pasaman Barat mewisuda 30 tahfidz Al-Qur’an sekaligus melepas siswa kelas VI angkatan XXIII tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Senin (1/6).
Mengusung tema “Mencetak Generasi Qur’ani Berakhlak Mulia dan Berprestasi”, acara ini menjadi ajang apresiasi bagi penghafal Al-Qur’an serta pelepasan siswa yang telah menuntaskan pendidikan dasar.
Acara tersebut dihadiri Bupati Pasaman Barat yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Imter Pedri, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muharram, unsur Forkopimda, orang tua siswa, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Kami mengapresiasi Yayasan dan seluruh civitas akademika SD El Maarif yang konsisten melahirkan generasi berkarakter, berprestasi, dan memiliki pemahaman agama yang kuat,” ujar Imter Pedri.
Ia menyebut 30 siswa tahfidz yang diwisuda merupakan bagian dari generasi emas Pasaman Barat yang diharapkan menjadi calon pemimpin daerah. “Semoga anak-anak kita mampu membawa Pasaman Barat semakin maju,” katanya.
Kepala SD El Maarif Revi Sandria menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak. Ia mengapresiasi siswa kelas VI yang lulus dan peserta tahfidz yang terus menjaga hafalan.
“Dalam waktu dekat, siswa kami juga akan mewakili sekolah di Lomba Seni Siswa Nasional dan kompetisi olahraga tingkat daerah pada Juni 2026. Mohon doa dan dukungan masyarakat,” ucap Revi. Ia berpesan agar siswa terus meningkatkan hafalan hingga 30 juz dan membanggakan orang tua serta bangsa.
Ketua Panitia Novita Ovlanda menjelaskan, wisuda tahfidz bertujuan memberi penghargaan kepada santri yang berkomitmen menghafal dan mencintai Al-Qur’an.
“Sebanyak 30 peserta diwisuda dengan capaian hafalan 1 sampai 4 juz. Ini bukti komitmen sekolah menyeimbangkan prestasi akademik dan pendidikan karakter berbasis nilai Islam,” kata Novita.
Ia juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini, baik secara moril maupun materiel. Dila







