Padang Panjang— Wali Kota Hendri Arnis meminta kontingen Jambore Kader PKK Kota Padang Panjang menjaga sikap, etika, dan nama baik daerah selama mengikuti Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Bukittinggi.
Pesan tersebut disampaikan Hendri saat melepas kontingen jambore di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (1/9/2026). Pelepasan turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Ny. Maria Feronika Hendri Arnis, kepala OPD, Staf Ahli PKK Sri Wahyuni, Sekretaris PKK beserta jajaran.
“Jaga sikap, jaga nama baik dan marwah pimpinan daerah kita. Di mana pun kita berada, tunjukkan bahwa kita adalah bagian dari Kota Padang Panjang yang menjunjung tinggi etika, sopan santun dan kebersamaan,” pesan Wako Hendri.
Menurutnya, kontingen yang berangkat ke Jambore tidak hanya membawa nama pribadi maupun organisasi, tetapi juga merepresentasikan Kota Padang Panjang. Karena itu, setiap kader diharapkan mampu menunjukkan sikap positif selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Hendri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang selama ini turut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kader PKK memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program Pemerintah, khususnya yang bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh kader yang telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan Padang Panjang. Peran dan pengabdian kader PKK sangat berarti dalam mendukung berbagai program pemerintah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepada para peserta, Hendri juga berpesan agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan dalam mengikuti jambore. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan kesempatan untuk memperluas pengalaman, meningkatkan kapasitas, bertukar pengetahuan dan mempererat silaturahmi antarkader.
“Kalau nanti dalam perlombaan kita tidak menang, kita tetap harus berbahagia. Apapun hasilnya nanti, itu adalah hasil dari perjuangan kita bersama. Yang terpenting adalah kita sudah memberikan yang terbaik, menjaga kekompakan dan membawa nama baik Padang Panjang,” tuturnya.
Ia menegaskan, keberhasilan kontingen tidak semata-mata diukur dari jumlah piala yang dibawa pulang. Kekompakan, sportivitas, etika, dan kemampuan membangun hubungan baik dengan sesama kader juga menjadi bagian penting dari keberhasilan mengikuti jambore.
“Apapun hasilnya nanti, mari kita terima dengan lapang dada, kita pertahankan dan kita jaga bersama. Karena yang kita bawa bukan hanya nama pribadi, tetapi nama Padang Panjang,” tegasnya.
Hendri berharap Jambore Kader PKK dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus memperkuat solidaritas antarkader. Berbagai pengalaman dan inovasi yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat dibawa pulang dan diterapkan untuk memperkuat pelaksanaan program PKK di tengah masyarakat.
Keikutsertaan dalam jambore juga diharapkan semakin menguatkan peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga yang berkualitas dan mewujudkan masyarakat Padang Panjang yang sejahtera. (cigus)








