PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat akan memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026 mulai 1 Desember 2026. Melalui penerapan grafik perjalanan terbaru ini, KAI melakukan penyempurnaan pola perjalanan untuk mendukung layanan yang lebih aman, tangguh, dan mampu mengakomodasi kebutuhan pelanggan.
Salah satu penyempurnaan yang diterapkan di wilayah Divre II Sumbar adalah penambahan pemberhentian KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima – Naras di Shelter Kampung Jua. Kehadiran pemberhentian ini memberikan alternatif akses transportasi bagi masyarakat di sekitar kawasan Kampung Jua, sehingga pelanggan memiliki pilihan yang lebih dekat untuk memulai maupun mengakhiri perjalanan menggunakan kereta api.
Penambahan pemberhentian tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemudahan masyarakat dalam mengakses transportasi publik yang terjangkau dan efisien. Selain mendukung mobilitas sehari-hari, layanan ini juga memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang hendak menuju berbagai pusat aktivitas yang terhubung dengan jalur KA Pariaman Ekspres. Dengan akses yang semakin mudah, kereta api diharapkan dapat menjadi pilihan transportasi yang semakin relevan bagi kebutuhan masyarakat.
Lebih dari sekadar penambahan titik pemberhentian, langkah ini juga berpotensi memberikan dampak positif bagi perkembangan kawasan sekitar. Kemudahan mobilitas masyarakat dapat membuka peluang bagi tumbuhnya aktivitas perdagangan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta kegiatan sosial dan ekonomi lainnya. Dengan demikian, layanan kereta api diharapkan tidak hanya mendukung konektivitas antarkawasan, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar shelter.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa penyempurnaan pola perjalanan melalui GAPEKA 2026 merupakan bagian dari upaya KAI untuk menghadirkan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan sekaligus menjaga keandalan operasional.
“Penambahan pemberhentian KA Pariaman Ekspres di Shelter Kampung Jua diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, khususnya yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan sekitarnya. Kami ingin layanan kereta api semakin mudah dijangkau dan memberikan manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat. Selain menyediakan alternatif perjalanan, kehadiran pemberhentian ini juga diharapkan dapat mendukung konektivitas kawasan dan membuka peluang berkembangnya aktivitas ekonomi masyarakat setempat,” ujar Reza.
Dalam penerapan GAPEKA 2026, frekuensi perjalanan seluruh layanan kereta api penumpang di wilayah Divre II Sumbar, yaitu KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima – Naras, KA Lembah Anai relasi Padang – Kayutanam, dan KA Minangkabau Ekspres relasi Padang – BIM, tetap sama. Penyempurnaan dilakukan pada pola perjalanan KA Pariaman Ekspres termasuk penambahan pemberhentian di Shelter Kampung Jua, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan keandalan operasional.
Sehubungan dengan pemberlakuan jadwal baru tersebut, KAI Divre II Sumbar mengimbau pelanggan untuk memeriksa kembali jadwal keberangkatan dan kedatangan, tanggal perjalanan, serta stasiun asal dan tujuan sebelum berangkat. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan pelanggan menggunakan jadwal dan stasiun pemberhentian yang sesuai dengan ketentuan perjalanan mulai 1 Desember 2026.
“Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk mengecek kembali informasi perjalanan melalui aplikasi Access by KAI dan memastikan stasiun asal serta tujuan yang tercantum pada tiket sudah sesuai. Dengan merencanakan perjalanan sejak awal dan memperhatikan informasi resmi, pelanggan dapat menikmati perjalanan yang lebih tertib, nyaman, dan lancar,” tambah Reza.
Informasi lebih lanjut mengenai perjalanan kereta api dapat diperoleh melalui Contact Center KAI di nomor 121 atau (021) 121, WhatsApp 0811-2223-3121, serta Instagram resmi @kai121_.
KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui penyempurnaan operasional dan pengembangan akses transportasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. KAI juga mengajak pelanggan untuk selalu memperhatikan informasi perjalanan terbaru demi mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal.













