22 Kendaraan Bermasalah Setelah Isi BBM di SPBU Lubuk Selasih, Penggantian Dibayarkan — Kualitas BBM Masih Dipertanyakan

0
5
SPBU Lubuk Selasih. Foto: ist

Padang — SPBU 14.273.556 Lubuk Selasih mencatat sebanyak 22 pengaduan dari masyarakat yang melaporkan kendaraannya mengalami gangguan mesin setelah mengisi bahan bakar di lokasi tersebut sejak 1 Oktober 2026. Semua pelapor telah menerima penggantian biaya perbaikan senilai Rp500.000 hingga Rp600.000 per kendaraan.

Berdasarkan keterangan pihak pengelola SPBU, dugaan sementara menyebutkan tersumbatnya saringan bahan bakar sebagai penyebab utama terganggunya aliran BBM di sejumlah kendaraan. Penggantian yang diberikan mencakup biaya jasa servis dan penggantian filter BBM.

Pihak SPBU menegaskan telah melakukan pemeriksaan internal terhadap kualitas BBM yang diterima dari Depo Pertamina sebelum disalurkan, meliputi pengamatan visual dan pengukuran massa jenis. Hasil sementara menunjukkan kadar air sebesar 0,05, tanpa perubahan warna maupun nilai density yang melampaui batas ketentuan. Namun, SPBU mengakui tidak memiliki fasilitas uji laboratorium — seperti pemeriksaan indeks oktan — sehingga sepenuhnya mengacu pada hasil pengujian standar Pertamina.

Kendati penyaluran BBM berjalan sesuai prosedur dan dokumen pengiriman, munculnya puluhan pengaduan dalam waktu singkat memicu kekhawatiran masyarakat. Pihak SPBU kini menyediakan sampel BBM di area pompa untuk dilihat konsumen dan membuka jalur pengaduan melalui Pertamina di nomor 135.

Kasus ini menjadi sorotan agar Pertamina dan instansi berwenang segera melakukan uji laboratorium menyeluruh. Langkah ini dinilai mendesak untuk mengungkap akar masalah, menjamin kualitas BBM yang disalurkan ke masyarakat, serta mencegah kerugian lebih besar menimpa konsumen di kemudian hari.

Mb