Jombang — Ruang belajar yang biasanya tenang kini terasa hidup dan penuh tawa. Puluhan anak usia dini di TK Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, duduk rapi dengan wajah ceria menyambut kedatangan anggota Satgas TMMD ke‑130 Kodim 0814/Jombang, Selasa (3/11/2026). Bagi para pendidik, momen ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan kenangan manis yang membekas di hati para murid.
Ibu Sri Wahyuni, salah satu guru di tempat tersebut, mengaku sangat terharu melihat antusiasme anak‑anak saat berinteraksi langsung dengan anggota TNI. Suasana yang hangat, penuh tawa, dan pesan‑pesan sederhana namun bermakna yang disampaikan, membuat anak‑anak semakin bersemangat untuk datang ke sekolah dan belajar dengan giat.
“Anak‑anak biasanya malu dengan orang baru, tapi hari ini berbeda. Mereka menyambut Bapak TNI dengan gembira, bertanya dengan berani, dan mendengarkan cerita dengan saksama. Semangat mereka terlihat menyala. Saya berharap kunjungan ini menanamkan cita‑cita tinggi di hati mereka — ingin menjadi orang berguna, mencintai bangsa, dan berjuang untuk masa depan,” ujar Ibu Sri.
Para orang tua juga menyambut baik kegiatan tersebut. Bapak Sunardi, salah seorang wali murid, mengaku senang karena anaknya pulang dengan wajah berseri dan bercerita panjang tentang kunjungan tersebut. Ia merasa perhatian terhadap pendidikan anak‑anak adalah hal yang paling berharga, karena menyentuh masa depan generasi penerus desa ini.
“Anak saya pulang sambil bercerita bahwa ingin menjadi seperti Bapak TNI kuat, jujur, dan membantu sesama. Pesan seperti inilah yang kami harapkan tumbuh pada diri mereka. Terima kasih karena tidak hanya membangun jalan dan bangunan, tetapi juga menyentuh hati anak‑anak kami,” ungkapnya.
Dansatgas TMMD ke‑130 Kodim 0814/Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han., menjelaskan bahwa generasi muda adalah harapan terbesar desa dan bangsa. Menanamkan semangat kebangsaan, kepedulian, dan keberanian sejak dini menjadi investasi yang tak ternilai harganya.
“Kehadiran kami ingin mengingatkan: mereka tidak sendirian. Ada banyak pihak yang menyayangi dan mendoakan kesuksesan mereka. Semoga pertemuan sederhana ini menjadi langkah awal mereka tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berbudi luhur, dan mencintai tanah airnya,” tegasnya.
Bagi warga Desa Klitih, momen ini menjadi bukti nyata: program TMMD tidak hanya meninggalkan jejak di tanah dan beton, tetapi juga menanamkan harapan di hati generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan membangun desa ini.(Scm)













