Palangka Raya, investigasi.news– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital pengelolaan keuangan daerah. Hal ini ditunjukkan dengan keikutsertaan Bapenda Prov. Kalteng dalam kegiatan Inisiasi Peningkatan Kapasitas dan Literasi Sinergi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (KATALIS P2DD) Tahun 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Rabu (4/3/2026) tersebut mengusung tema “Percepatan Realisasi Penerimaan dan Belanja Daerah melalui Transformasi Digital”. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI bersama kementerian dan lembaga terkait.
Mewakili Kepala Bapenda Prov. Kalteng, Kepala Bidang Pajak Daerah Robert Coven bersama jajaran mengikuti kegiatan melalui platform Zoom Meeting dari Ruang OPAD Kantor Bapenda.
Dalam pemaparannya, Ferry Irawan selaku Ketua Pelaksana Satgas P2DD menyampaikan bahwa kinerja pendapatan pemerintah daerah masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, penguatan struktur pajak daerah menjadi langkah strategis, khususnya optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebagai salah satu sumber utama pendapatan daerah.
Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta menjelaskan bahwa program KATALIS P2DD merupakan wadah sinergi antar daerah dalam meningkatkan kapasitas dan literasi digital. Program ini diharapkan mampu mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah serta meningkatkan kualitas layanan publik, pendapatan asli daerah (PAD) berbasis nontunai, dan efektivitas belanja daerah.
Menanggapi hal tersebut, Pemprov Kalteng melalui Bapenda menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh transformasi digital tata kelola keuangan daerah.
“Melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor, transformasi digital diharapkan semakin optimal sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pemprov Kalteng berkomitmen mewujudkan pemerintahan yang modern dan responsif,” ujar Robert Coven.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, termasuk Kepala Pusat Data dan Informasi Pendapatan Bapenda DKI Jakarta, Morris Danny Siregar.
Keikutsertaan aktif Bapenda dalam KATALIS P2DD menjadi bukti nyata langkah progresif Pemprov Kalteng dalam mempercepat digitalisasi daerah guna mendukung peningkatan kinerja keuangan serta pelayanan kepada masyarakat. (Zulmi)







