Palangka Raya, investigasi.news – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang kesehatan. Hal ini ditandai dengan peresmian Gedung Medical Learning and Research Center (MERC) Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (UPR), Kamis (5/3/2026).
Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, yang mewakili Gubernur Kalteng. Dalam sambutan tertulisnya, Pemprov Kalteng menegaskan bahwa kehadiran Gedung MERC merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan pendidikan kedokteran di daerah.
“Fakultas Kedokteran UPR adalah aset penting daerah yang harus terus dikembangkan sebagai pusat pendidikan unggul, beretika, dan bermartabat. Ini demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata bagi masyarakat,” ujar Wagub.
Pemprov Kalteng menilai fasilitas MERC akan menjadi penguat utama dalam proses pembelajaran dan penelitian di bidang kesehatan. Selain itu, pembangunan ini sejalan dengan visi daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, Wagub menekankan bahwa pembangunan SDM unggul menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan daerah serta mendukung visi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Melalui MERC, kami berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan berintegritas,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, mengapresiasi langkah Pemprov Kalteng dalam menghadirkan fasilitas pendidikan modern tersebut. Ia menilai, peresmian ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang pemanfaatan yang berdampak nyata.
“Yang terpenting bukan hanya gedungnya, tetapi bagaimana aktivitas di dalamnya mampu meningkatkan kualitas SDM,” tegasnya.
Rektor UPR, Salampak, menjelaskan bahwa pembangunan Gedung MERC merupakan bagian dari upaya memperkuat sarana pendidikan dan riset di lingkungan kampus. Proyek ini didanai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), dengan pembangunan fisik dilakukan pada 2025 dan pengadaan peralatan dilanjutkan pada 2026.
Gedung MERC diharapkan dapat menunjang pengembangan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) serta pembukaan Program Profesi Apoteker di UPR.
“Kami berharap MERC tidak hanya menjadi bangunan, tetapi juga pusat inovasi di bidang kesehatan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” ungkapnya.
Dengan hadirnya fasilitas ini, Pemprov Kalteng optimistis kualitas pendidikan kedokteran di daerah akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat secara menyeluruh.(Zulmi)







