Banner iklan

Ditanya Soal Penggunaan Pekerja Outsourcing, Direktur PT CCAI/CCEP Medan Bungkam

More articles

Medan Labuhan, investigasi.news – Direktur atau Pimpinan Perusahaan PT Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) sekarang PT CCEP Medan jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan terkesan bungkam. Senin (06/10/2026) pukul 10.00 Wib.

Perusahaan industri minuman merk Coca Cola itu disebut-sebut gunakan ratusan orang tenaga kerja outsourcing yang ditempatkan di bagian inti industri. Meskipun masa kerja bekerja mencapai 5 tahun, statusnya tetap kontrak.

“Saya ingin mengingatkan kembali hapus outsourcing dan tolak upah murah tetap menjadi isu utama perjuangan buruh. Perjuangan ini belum selesai karena praktik kerja yang tidak memberikan kepastian serta kebijakan upah yang tidak memenuhi kebutuhan hidup layak masih dirasakan oleh jutaan pekerja”, kata salahsatu ketua Serikat Pekerja Medan berinisial N yang menjadi sumber wartawan Medan Utara.

“Outsourcing yang diterapkan pada pekerjaan inti membuat pekerja terus hidup dalam ketidakpastian. Mereka bekerja bertahun-tahun, tetapi statusnya mudah diganti, masa depannya tidak jelas, dan haknya sering kali lebih rendah dibandingkan pekerja tetap. Karena itu, outsourcing pada pekerjaan inti harus dihapus, sedangkan penggunaannya pada pekerjaan penunjang wajib dibatasi dan diawasi secara ketat”, tegas N.

Tolak upah murah dan hapus outsourcing bukan sekadar slogan demonstrasi melainkan tuntutan atas kepastian kerja, upah layak, jaminan sosial, dan kehidupan yang bermartabat. Jangan biarkan perjuangan buruh dialihkan dari persoalan utama yang setiap hari menentukan kehidupan mereka dan keluarganya”, sambung N.

Direktur ataupun Pimpinan Perusahaan PT CCAI Medan dikonfirmasi tim Wartawan Medan Utara terkesan bungkam. 5 hari Surat Konfirmasi Tertulis yang diterima petugas Satpam berinisial J tidak dijawab.

(ks/mn).

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest