Dharmasraya — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Dharmasraya agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya kalangan kurang mampu, pada tahun ini.
Instruksi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Dharmasraya, Rabu (6/5/2026), dalam rangka meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Pulau Punjung.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai rencana serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurut Dody, percepatan pembangunan menjadi langkah penting agar fasilitas pendidikan berkualitas dengan sarana memadai dapat segera dimanfaatkan.
“Sekolah Rakyat ini kita dorong percepatannya, sehingga manfaatnya—baik dari sisi kualitas pendidikan maupun fasilitas—bisa segera dirasakan oleh masyarakat, terutama bagi yang kurang mampu,” ujarnya.
Ia menegaskan, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi dalam memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka kemiskinan ekstrem, sebagaimana menjadi cita-cita Presiden Prabowo Subianto.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, Dody menilai progres pembangunan menunjukkan capaian yang menggembirakan.
“Dari hasil pengecekan, progresnya cukup baik. Ini menunjukkan kerja percepatan berjalan optimal,” katanya.
Saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 9 persen. Dengan percepatan pekerjaan rata-rata dua persen per hari, pihaknya optimistis pembangunan dapat diselesaikan sesuai target.
“Dengan progres dua persen setiap hari, kami optimistis dapat menyelesaikannya sesuai target 20 Juni 2026, mengingat tahun ajaran baru segera dimulai,” ungkapnya.
Dody juga menekankan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari koordinasi efektif antara satuan tugas percepatan pembangunan dengan pemerintah daerah.
“Koordinasi satgas berjalan baik. Pemerintah daerah juga bekerja optimal, semua pihak menjalankan perannya masing-masing,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU didampingi jajaran Kementerian PUPR, termasuk Dirjen SDA, serta unsur pemerintah daerah. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan ini.
Sementara itu, Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri PU.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan seluruh masyarakat, kami berterima kasih atas kehadiran Bapak Menteri untuk memastikan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat berjalan dengan baik. Ini menjadi motivasi besar bagi kami,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan Sekolah Rakyat yang diharapkan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain itu, Pemkab Dharmasraya juga memperoleh sejumlah program pembangunan lain dari Kementerian PU, di antaranya pembangunan jalan rigid beton sepanjang 1 km, pengaspalan Jalan Lintas Sumatera sepanjang 19 km, penanggulangan banjir Timpeh, serta pembangunan SPAM.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Anggota DPR RI Fraksi Golkar Zigo Rolanda, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy, Wakil Ketua DPRD Dharmasraya Sujito, Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, serta Dandim 0310/SSD Letkol CZI Joko Stradona.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini berdiri di atas lahan seluas sekitar 100.000 meter persegi atau 10 hektare. Fasilitas yang dibangun mencakup gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, delapan asrama siswa, dua rumah susun guru, serta bangunan pendukung seperti guest house, masjid, gedung serbaguna, dapur, gudang, hingga kantin di setiap jenjang.
Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi sarana olahraga seperti lapangan sepak bola, dengan total daya tampung mencapai 1.080 siswa.
Proyek ini mulai berkontrak pada 10 Maret 2026 dengan target awal penyelesaian 4 November 2026. Namun, melalui percepatan yang dilakukan, pembangunan ditargetkan rampung lebih cepat agar dapat dimanfaatkan pada tahun ajaran baru.
Melalui peninjauan ini, diharapkan pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya dapat berjalan optimal, tepat waktu, dan menjadi sarana peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi muda.
Kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah pun diharapkan terus terjaga guna menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ardi



















