Banner iklan

PJJ Daring Dikeluhkan di Muara Padang, Sinyal Lemah hingga Beban Paket Data Jadi Kendala

More articles

MUARA PADANG — Penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring di sejumlah sekolah di Kecamatan Muara Padang, Kabupaten Banyuasin, dikeluhkan guru, siswa, maupun orang tua. Persoalan sinyal internet yang tidak stabil hingga keterbatasan kepemilikan telepon seluler menjadi hambatan serius dalam proses belajar mengajar.

Salah satu sekolah yang merasakan dampak tersebut adalah SDN 6 Muara Padang. Penerapan pembelajaran secara daring dinilai belum berjalan optimal karena kondisi jaringan komunikasi di wilayah tersebut belum sepenuhnya mendukung kebutuhan pembelajaran berbasis internet.

Kendala semakin berat karena tidak semua siswa memiliki telepon seluler yang dapat digunakan untuk mengikuti pembelajaran daring. Sebagian siswa harus bergantung pada perangkat milik orang tua atau bergantian dengan anggota keluarga lainnya.

Di sisi lain, kebutuhan paket data internet juga menjadi persoalan tersendiri. Orang tua atau wali murid harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli kuota agar anak tetap dapat mengikuti kegiatan pembelajaran.

Kondisi tersebut dinilai cukup memberatkan, terutama bagi keluarga yang tengah menghadapi tekanan ekonomi. Pengeluaran untuk paket data yang harus dilakukan secara berulang dikhawatirkan menjadi beban tambahan bagi orang tua.

Bukan hanya persoalan perangkat dan biaya, efektivitas pembelajaran juga menjadi perhatian. Dengan kondisi jaringan yang kerap terkendala serta keterbatasan fasilitas, konsentrasi siswa selama mengikuti pembelajaran daring dinilai tidak selalu maksimal.

Sejumlah orang tua berharap penerapan PJJ tidak sekadar mempertimbangkan aspek teknis, tetapi juga melihat kondisi riil siswa di lapangan. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan mencari solusi agar seluruh anak tetap memperoleh hak pendidikan secara layak tanpa terbebani persoalan jaringan, perangkat maupun biaya internet.

Jika pembelajaran daring tetap diterapkan, pemerataan akses internet dan dukungan fasilitas bagi siswa menjadi hal yang mendesak. Sebab, jangan sampai keterbatasan jaringan dan kemampuan ekonomi keluarga justru membuat proses pendidikan semakin timpang. (Mas Suprene) 

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest