Banner iklan

Gubernur Herman Deru Minta Maaf soal Kabut Asap, Siapkan Reward Rp10 Juta bagi Penangkap Pelaku Karhutla

More articles

Palembang, Investigasi.News — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Sumsel, Senin (5/10/2026).

Permintaan maaf tersebut disampaikan Herman Deru saat menemui massa mahasiswa yang menggelar aksi terkait penanganan karhutla di depan Kantor Gubernur Sumsel. Dalam kesempatan itu, Herman Deru mengakui bahwa persoalan asap masih menjadi pekerjaan serius pemerintah daerah.

Herman Deru menyatakan kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi pemerintah, mengingat dampak kabut asap tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan.

“Kepada seluruh masyarakat Sumsel, terima kasih atas seluruh upaya bantuan TNI, Polri, para bupati dan wali kota, serta masyarakat peduli api yang telah berjuang. Sampai hari ini, asap belum reda di Sumsel,” ujar Herman Deru dalam pertemuan tersebut.

Beri Reward Rp10 Juta

Tak hanya menyampaikan permohonan maaf, Herman Deru juga mengambil langkah dengan melibatkan masyarakat dalam upaya mengungkap pelaku pembakaran lahan.

Ia menyiapkan reward sebesar Rp10 juta bagi warga yang berhasil menangkap pelaku pembakaran lahan dan menyerahkannya kepada aparat berwenang.

“Yang bisa menangkap pelaku pembakaran lahan, saya kasih reward Rp10 juta,” kata Herman Deru saat menemui massa aksi, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah dan aparat penegak hukum. Peran masyarakat dibutuhkan untuk memberikan informasi mengenai pihak yang diduga sengaja melakukan pembakaran.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pengungkapan kasus karhutla sekaligus memberikan efek pencegahan agar masyarakat tidak sembarangan membuka lahan dengan cara membakar.

Sebelumnya, saat turun langsung ke wilayah rawan karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Herman Deru juga berdialog dengan kepala desa, camat, TNI/Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, serta perusahaan pemegang izin perkebunan dan kehutanan untuk mencari solusi penanganan karhutla.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga mendorong penguatan penanganan di tingkat kecamatan serta peningkatan fasilitas seperti sumur bor di wilayah yang rawan kebakaran.

Selain reward dari Herman Deru sebesar Rp10 juta, Bupati OKI Muchendi Mahzareki juga menyiapkan bonus Rp5 juta bagi warga yang berhasil menangkap pelaku pembakaran lahan di wilayahnya. Dengan demikian, total hadiah yang disiapkan dari kedua kepala daerah mencapai Rp15 juta.

Mas Suprene

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest