Murung Raya, Investigasi.news– Memasuki minggu pertama Desember 2025, anggota yang juga Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie S. Sos, SH, MM, M.AP, mengingatkan seluruh kontraktor agar bergerak lebih cepat dalam menyelesaikan pekerjaan fisik, khususnya proyek peningkatan Jalan Menuju Saripoi di Kecamatan Tanah Siang (6/11/2025). Dengan waktu yang semakin sempit, ia menegaskan bahwa percepatan adalah keharusan, namun kualitas tetap menjadi standar yang tidak boleh dinegosiasikan.
Bebie mengungkapkan, pihak ketiga selaku pelaksana proyek—termasuk CV Kahayan Anugrah Persada (CV KAP) dengan nilai kontrak Rp10,6 miliar—harus mampu berstrategi untuk memastikan progres berjalan sesuai target. Desakan ini bukan hanya ditujukan kepada satu perusahaan saja, tetapi seluruh kontraktor yang masih berupaya menyelesaikan pekerjaan pada akhir tahun anggaran.
“Mengingat kita sudah memasuki awal Desember, waktu efektif sangat minim. Para kontraktor harus mengambil langkah-langkah spekulatif yang terukur agar target dalam dokumen kontrak tetap tercapai,” tegas Bebie, Sabtu (6/12/2025).
Sebagai mitra kerja Dinas PUPR, Komisi II DPRD memiliki tanggung jawab pengawasan langsung terhadap proyek-proyek infrastruktur. Karena itu, Bebie meminta pengawas teknis dan konsultan pengawas agar lebih teliti dalam memastikan setiap progres sesuai spesifikasi. Menurutnya, kualitas hasil pembangunan adalah prioritas dan menjadi ukuran utama keberhasilan pengawasan.
Ia juga menyoroti pentingnya ruas jalan Puruk Cahu–Saripoi sebagai jalur utama menuju sejumlah kecamatan terluar. Tahun lalu, proyek pada ruas ini sempat mengalami putus kontrak, dan kondisi itu menurutnya tidak boleh terulang.
“Ruas jalan ini adalah nadi pergerakan masyarakat. Jika kembali terjadi putus kontrak, yang paling dirugikan adalah warga pengguna jalan. Tahun ini masyarakat berharap pekerjaan benar-benar tuntas dan berkualitas,” ujarnya.
Sebagai legislator PDI Perjuangan yang juga tengah menyelesaikan disertasi doktoral di bidang Ilmu Hukum, Bebie menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proyek tersebut hingga selesai. Setiap hari ia melewati jalur Puruk Cahu–Saripoi, sehingga ia memahami betul betapa pentingnya akses itu bagi warga.
“Saya berharap kontraktor dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik demi meningkatnya kualitas jalan kabupaten ini. Ini bukan hanya soal proyek, tetapi soal kebutuhan masyarakat banyak,” tandasnya.
Zulmi






