Oku — Sasaran fisik penimbunan jalan sepanjang 600 meter lebar 6 meter dalam program TMMD Ke‑130 Kodim 0403/OKU telah mencapai kemajuan 80 persen per Jumat (6/11) di Desa Mengulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur. Saat ini personel Satgas bersama operator alat berat fokus melaksanakan tahap pemadatan tanah timbunan menggunakan excavator, tahap krusial yang menentukan kekokohan, kerataan dan daya tahan badan jalan untuk jangka panjang.
Terlihat di lokasi pekerjaan, excavator bekerja secara berurutan menekan permukaan tanah timbunan di sepanjang jalur jalan. Proses pemadatan dilakukan berulang agar tanah benar‑benar padat, tidak mudah amblas, dan terhindar dari permukaan bergelombang setelah jalan digunakan kendaraan. Pekerjaan ini juga mengurangi risiko genangan air dan kerusakan jalan saat musim hujan tiba, sehingga akses transportasi warga untuk keperluan pertanian dan aktivitas sehari‑hari menjadi lebih aman dan lancar.
Dansatgas TMMD 130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menyampaikan:
“Pemadatan timbunan adalah fondasi utama kekuatan jalan. Kami manfaatkan excavator agar setiap bagian permukaan jalan terpadat secara merata, bukan hanya tampak rata di permukaan. Dengan badan jalan yang kokoh, manfaat infrastruktur ini dapat dirasakan warga Desa Mengulak dalam waktu bertahun‑tahun,” ujarnya.
Salah satu warga yang sering melintasi jalur tersebut menyambut baik tahap pemadatan jalan:
“Kami sangat berharap jalan ini benar‑benar kuat dan rata. Selama ini jalur tanah mudah rusak setelah hujan, setelah proses pemadatan selesai kami bisa beraktivitas tanpa khawatir terjebak lumpur,” ungkapnya.
Pekerjaan pemadatan timbunan jalan terus dikejar penyelesaiannya bersamaan dengan sasaran fisik lainnya agar seluruh program TMMD Ke‑130 selesai sesuai target yang telah ditetapkan.(Scm)













