Wako Yota Balad Buka Porsadin ke-2 Tingkat Kota Pariaman

More articles

Kota Pariaman, investigasi.news- Wali Kota Pariaman membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah (Porsadin) ke-2 tingkat Kota Pariaman tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Hidayah Desa Tanjung Sabar, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sabtu (6/12/2025).

Kegiatan ini mempertandingkan empat cabang lomba antara lain lomba tilawah, hafizd juz 30, pidato dan cerdas cermat.

Yota Balad menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Porsadin 2025. Menurutnya, ajang ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga wadah untuk membentuk karakter santri yang berprestasi dan berakhlak mulia.

“Kegiatan Porsadin ini sejalan dengan visi misi Pemerintah Kota Pariaman yaitu Satu Rumah Satu Hafidz adan membentuk Kota Pariaman menjadi kota Risalah (Beriman, Soleh dan Berakhlak)”, ujarnya. Porsadin juga menjadi tolak ukur bagaiamana anak-anak memahami agama islam dan alqur’an serta menjadi hafidz dan pendakwah nantinya”, ujarnya.

Porsadin ini kata Yota Balad bahwa kegiatan yang sangat bagus karena selain berolahraga juga membentuk anak-anak menjadi hebat dalam membaca dan memahami alquran.

“Melalui anak-anak yang hebat ini, nantinya bisa menjadi pelopor, menjadi agent of change (agen perubahan) supaya adab dan akhlaknya bisa lebih baik. Mudah-mudahan anak-anak disinilah yang akan nantinya menjadi generasi Kota Pariaman”, terangnya.

Lebih lanjut, Yota Balad juga menyebutkan bahwa dimedia sosial, banyak anak-anak yang tidak bijak dalam menggunakan media sosial.

“Untuk itu, Pemko Pariaman akan menghidupkan kembali magrib mengaji. Kegiatan magrib mengaji ini akan kita fokuskan kepada anak-anak sekolah yang berdomisili didesa masing-masing. Mudah-mudahan tujuan ini tercapai untuk mewujudkan Kota Pariaman menjadi kota yang beriman dan berakhlak”, ulasnya.

Selain itu, tambahnya bahwa anak-anak yang akan melanjutkan kejenjang SMP sederajat, harus memiliki sertifikat baca tulis alquran ditingkat MDTA.

“Sertifikat ini harus ditandatangani oleh guru yang berkompeten karena dengan adanya sertifikat ini tentu menjadi penanda bahwa anak-anak Kota Pariaman sudah bisa membca dan menulis alquran”, tutupnya. (rika)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest