Ketua DPRD Agam Hadiri Pemakaman Enam Korban Galodo, Pimpin Doa Bersama

More articles

Agam — Suasana duka mendalam menyelimuti Kabupaten Agam saat prosesi pemakaman enam korban bencana banjir bandang (galodo) digelar, Rabu (7/1). Ketua DPRD Kabupaten Agam, H. Ilham, Lc., MA, hadir langsung mengikuti seluruh rangkaian prosesi sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus solidaritas kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat jenazah berjamaah di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung, yang dipimpin oleh Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta. Prosesi ibadah tersebut berlangsung khidmat di tengah suasana haru yang menyelimuti jamaah.

Selain Ketua DPRD Agam, shalat jenazah turut dihadiri oleh Bupati Agam, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Agam, jajaran TNI dan Polri, serta masyarakat setempat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.

Usai pelaksanaan shalat jenazah, suasana haru semakin terasa ketika doa bersama dipanjatkan. Doa tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Agam, sebagai ungkapan ikhtiar dan pengharapan agar para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Selanjutnya, keenam jenazah diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Baru untuk menjalani prosesi pemakaman secara khusus. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada para warga yang menjadi korban bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Agam beberapa waktu lalu.

Dalam keterangannya, Ketua DPRD Agam, H. Ilham, menyampaikan bahwa peristiwa ini merupakan duka bersama bagi seluruh masyarakat Kabupaten Agam. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat menjadi bukti nyata bahwa para korban dan keluarga tidak menghadapi musibah ini sendirian.

“Hari ini kita telah melaksanakan prosesi pemakaman terhadap enam korban bencana banjir bandang. Semoga seluruh amal ibadah mereka diterima di sisi Allah SWT dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar H. Ilham.

Ia juga berharap seluruh pihak yang terlibat dalam prosesi pemakaman ini mendapatkan balasan pahala atas kepedulian dan keikhlasan yang ditunjukkan.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua. Bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga duka mendalam di hati masyarakat. Namun di tengah kesedihan ini, kebersamaan yang terbangun hari ini membuktikan bahwa Agam kuat dan Agam tidak sendiri,” tambahnya.

Lebih lanjut, H. Ilham menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Agam akan terus mendukung pemerintah daerah dalam memastikan langkah-langkah tanggap darurat serta pemulihan pascabencana berjalan optimal demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Agam.

(Humas DPRD Agam)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest