Tanah Datar, Investigasi.news — Perhelatan perdana pacuan kuda di Sumatera barat, Kejuaraan Pacu Kuda Wirabraja Open Race dan Tradisional Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Dang Tuanku Bukit Gombak, Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (8/2/2026).
Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM secara resmi membuka kegiatan Pacu Kuda Wirabraja Open Race dan Tradisional Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Dang Tuanku Bukit Gombak, Batusangkar, Minggu dan Senin (8 – 9/2/2026) mendatang.
Alek anak nagari pacu kuda yang telah menjadi tradisi masyarakat Minangkabau yang dibuka Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM ini, diawali dengan prosesi penyerahan gelanggang dari niniak mamak Nagari Saruaso, Baringin, dan Pagaruyung kepada Pemerintah Daerah. Selanjutnya dilakukan penyerahan bendera ke Pordasi Sumatera Barat dari Bupati Tanah Datar agar Panitia Pelaksanaan melalui Dewan Steward Pordasi Sumbar memimpin perhelatan pacuan kuda itu.
Alek Anak Nagari Pacu Kuda Wirabraja Open Race dan Tradisional 2026 ini akan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 8 hingga 9 Februari 2026, dan diikuti sebanyak 93 ekor kuda yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Sumatera dan Jawa.
Ketua pelaksana yang juga Dandim 0307 Tanah Datar, Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, menyampaikan bahwa pacu kuda tahun ini mempertandingkan pacuan nasional dan tradisional . Pada hari pertama digelar 14 race dengan 60 ekor kuda, sedangkan hari kedua 15 race dengan 62 ekor kuda.
Pacu kuda ini, sebutnya, terselenggara atas dukungan bersama dari dukungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Pordasi Sumatera Barat, serta para donatur dan panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan tersebut. Dandim 0307 juga mengimbau para penonton untuk mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra menyatakan, pacu kuda merupakan salah satu alek dan permainan anak nagari yang telah ada sejak dahulu dan menjadi bagian dari tradisi masyarakat Tanah Datar.
” Setelah sempat vakum selama beberapa tahun akibat bencana alam, Alhamdulillah tahun ini pacu kuda dapat kembali kita laksanakan. InsyaAllah setelah pelaksanaan bulan Februari ini, pacu kuda juga akan kembali digelar pada Oktober 2026 mendatang,” ujar Bupati.
Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Bupati sangat apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga pacu kuda tradisi dan terbuka ini dapat kembali digelar.
Hari pertama kejuaraan itu juga dihadiri Wakil Bupati Padang Pariaman Hidayat, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, pimpinan BUMN dan BUMD, serta sesepuh pacuan kuda dan jajaran Pengprov Pordasi Sumbar
(Tumpak)



















