Malut, Investigasi.News-, Menyangkut Lahan Pelabuhan Falabisahaya di Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula-Maluku Utara, yang baru-baru ini disoal oleh salah satu ahli warisnya, Hj. Adriani Togubu, ST., M.Si (Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan/UPP Kelas II Sanana) mengklaim jika pihaknya sebagai penerima hibah lahan dari Pemerintah Daerah (Pemda).
Ditemui diruang kerjanya kemarin sore, Kamis 7 Mei 2026, Adriani menanggapi santai kepada pihak-pihak yang berkepentingan atas lahan Pelabuhan Falabisahaya, namun sekali lagi dirinya menegaskan jika pihaknya mendapat hibah dari Pemda Kabupaten Kepulauan Sula, dan saat ini tengah menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula untuk memproses surat hibah Pemda menjadi Sertifikat Hak Milik.
“Pada dasarnya kami menghormati jika ada pihak-pihak yang mengaku sebagai pemilik lahan Pelabuhan tersebut, namun disini kami UPP Sanana mendapat hibah dari Pemda, jadi kalo mau mempertanyakan seharusnya ke Pemda, bukan ke UPP Sanana”, ujar Adriani (7/5).
Disentil mengenai kemungkinan adanya gugatan kepada UPP Kelas II Sanana, Adriani mengatakan silahkan saja, silahkan tunjukkan apa yang menjadi bukti kepemilikan lahan tersebut.
“Karena Kami sudah melihat Surat Pelepasan Hak (Pembebasan Lahan) itu dilakukan tahun 2010, yang diparaf Arman Umasangadji (Sekda Sula saat itu-red) dengan perwakilan masyarakat Jainudin Soamole”, ungkap Adriani sambil menunjukkan surat tersebut.
Kepada Pewarta, Adriani Kepala UPP Kelas II Sanana menjelaskan kemungkinan adanya pengembangan fasilitas pelabuhan yang menjadi tuntutan sesuai kebutuhan.
“Sebenarnya untuk pengembangan bukan hanya Fala dan Bobong (Taliabu) tapi Pelabuhan Sanana dan Malbufa juga, agar bisa menampung lebih banyak Kapal”, tandasnya.
Makanya kepemilikan lahan menjadi syarat mutlak bagi pemerintah pusat (Kementrian Perhubungan RI-Dirjen Kelautan) untuk mengucurkan anggaran guna perluasan Pelabuhan maupun pengembangan fasilitasnya.
“Kalo pakai APBD itu sulit Pak Wartawan, makanya kita berupaya dana dari pusat (APBN) untuk pembangunan Pelabuhan maupun pengembangan berbagai fasilitasnya”, tutup Ibu Hajjah Adriani Togubu Kepala UPP Kelas II Sanana.



















