Sawahlunto – Pemerintah Kota Sawahlunto bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sawahlunto mengambil langkah konkret dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda. Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 11 Gerakan Pramuka Sawahlunto, dengan Kepala BNN Kota Sawahlunto, Didit Bagus Wicaksono, Rabu (8/7/2026).
Penandatanganan MoU tersebut sekaligus meresmikan pembentukan Rintisan Saka Anti Narkotika sebagai wujud kolaborasi dalam memperkuat ketahanan generasi muda terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Kerja sama ini menjadi landasan sinergi antara Kwarcab Gerakan Pramuka Sawahlunto dan BNN Kota Sawahlunto dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan edukasi, pelatihan, serta pembinaan bagi anggota Pramuka. Program tersebut merupakan bagian dari implementasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika).
Dalam sambutannya, Jeffry Hibatullah menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan wadah pembentukan karakter generasi muda yang memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran terhadap bahaya narkoba.
“Melalui Saka Anti Narkotika ini, kami berharap lahir kader-kader Pramuka yang menjadi teladan dalam menerapkan pola hidup sehat, sekaligus menjadi agen informasi dan penggerak kampanye antinarkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Sawahlunto, Didit Bagus Wicaksono, menilai jaringan pembinaan yang dimiliki Gerakan Pramuka sangat efektif untuk mendukung upaya pencegahan narkoba secara berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi dengan Pramuka memungkinkan pesan-pesan edukasi tentang bahaya narkotika disampaikan lebih luas, terstruktur, dan berkesinambungan sehingga dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.
Pembentukan Rintisan Saka Anti Narkotika ini menjadi bukti komitmen bersama antara Gerakan Pramuka dan BNN Kota Sawahlunto dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba, sekaligus mendukung terwujudnya Sawahlunto yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Yosepin



