Banner iklan

Buka Sembang Budaya, Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah Dorong Pelestarian Pantun Selaras Visi “Karimun Maju, Sejahtera, dan Berbudaya”

More articles

Tanjung Balai Karimun — Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah, menghadiri kegiatan Sembang Budaya bertajuk “Pantun sebagai Identitas dan Warisan Adat Melayu” pada 8 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Karimun dalam memperkuat pelestarian budaya lokal, khususnya pantun sebagai bagian dari identitas, jati diri, dan warisan adat masyarakat di Bumi Berazam.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah bersama jajaran pejabat daerah dan para budayawan tampil mengenakan busana khas Melayu. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dan pemerintah mencerminkan semangat kolaborasi dalam menjaga sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal di tengah arus modernisasi.

Bupati Karimun menegaskan bahwa upaya melestarikan adat dan budaya daerah sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Karimun, yakni “Terwujudnya Karimun yang Maju, Sejahtera, dan Berbudaya.” Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga harus berakar kuat pada nilai-nilai tradisi, seni, dan kebudayaan lokal.

“Pantun memiliki nilai yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Melayu. Pantun bukan sekadar sastra lisan, melainkan sarana efektif untuk menyampaikan nasihat, pesan moral, penghormatan, serta tata krama dan kesantunan. Upaya pelestarian seni dan budaya ini merupakan manifestasi dari misi pemerintah daerah untuk melestarikan kebudayaan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter dan berdaya saing,” ujar Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah.

Bupati juga menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda secara berkelanjutan. Anak-anak muda Karimun diharapkan tidak hanya mengenal pantun sebagai warisan masa lalu, tetapi juga mampu mengembangkannya dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai kreasi dan pemanfaatan teknologi digital.

Sejalan dengan program prioritas Pemkab Karimun di bidang pelestarian seni dan budaya serta peningkatan kualitas pendidikan berbasis digital, Bupati mengajak para tokoh adat, budayawan, insan pendidikan, komunitas seni, dan masyarakat luas untuk terus membuka ruang kreatif bagi kebudayaan Melayu.

Menurutnya, pemanfaatan platform digital dan media sosial dapat menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan pantun secara lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional.

“Pantun adalah bagian penting dari identitas dan jati diri Melayu yang harus kita jaga bersama. Jangan sampai generasi penerus kehilangan akar budayanya. Pemkab Karimun berkomitmen memberikan ruang dan dukungan penuh agar karya seni serta para seniman lokal terus berkembang dan berdaya,” tambahnya.

Melalui kegiatan Sembang Budaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap komitmen dalam melestarikan budaya Melayu semakin kokoh. Dengan menjaga dan mengembangkan pantun, masyarakat Karimun turut memperkuat bahasa, adat istiadat, serta nilai-nilai kebudayaan daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Karimun yang berdaya saing dan berbudaya dari generasi ke generasi. Sapi’i

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest