Iklan muba

Pupuk Subsidi Turun 20%, Wahyu Berharap Masyarakat Bantu Pengawasan atas Kebijakan Baru

More articles

Jember, Investigasi.News – Pemerintah pusat secara resmi menetapkan penurunan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen dari harga sebelumnya, pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Kebijakan baru ini merupakan kabar sangat menyenangkan khususnya di kalangan petani Kabupaten Jember karena dinilai meringankan biaya produksi pertanian mereka.

Slamet Saputra, dari perwakilan Pupuk Indonesia mengatakan kebijakan ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk membantu sektor pertanian.

“Keputusan tersebut sekaligus mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.” Ungkap Slamet.

Ia menambahkan bahwa di Kabupaten Jember ada 16 Distributor dan 538 kios dengan stok kuota pupuk subsidi yang sudah mencukupi salah satu contohnya pupuk urea tersedia 67.000 Ton.

Dengan adanya penurunan harga pupuk subsidi sebesar 20%, Wahyu Prayudi Nugroho DPRD Kabupaten Jember dari komisi B berharap masyarakat bisa membantu pengawasan yang ketat agar pelaksanaannya pendistribusian pupuk bersubsidi bisa tersalurkan sesuai aturan yang ada.

“Bila adanya penyelewengan harga, segera laporkan kepada kami selaku DPRD Kabupaten Jember, APH dan kepala desa setempat” Ungkap Wahyu.

Berkenaan pupuk subsidi stok lama yang ada di kios-kios, Wahyu mengatakan bahwa tetap harus dijual sesuai harga yang sudah ditentukan.

“Berkenaan stok lama, pihak Pupuk Indonesia sudah melakukan pendataan dan akan ada kompensasi sesuai ketersediaan pupuk tersebut” tutur Wahyu. Js

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest