Banner

Respons Cepat Pemkab Agam, Reza Fitri Penyandang Lumpuh Layu Terima Bantuan dan Pendampingan Sosial

More articles

Agam – Komitmen Pemerintah Kabupaten Agam dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan kembali diwujudkan melalui gerak cepat Dinas Sosial merespons kondisi Reza Fitri, warga Simpang Sago, Jorong Sago, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, yang mengalami lumpuh layu hingga tidak mampu duduk maupun berdiri.

Berawal dari laporan masyarakat yang disampaikan kepada Dinas Sosial Kabupaten Agam, pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat dengan menurunkan tim untuk melakukan asesmen langsung ke kediaman Reza. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan kondisi yang dialami Reza sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang diperlukan agar penanganan yang diberikan tepat sasaran.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Hasneril, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami kerentanan sosial.

Menurutnya, asesmen menjadi tahapan penting dalam menentukan bentuk intervensi yang akan diberikan sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar sesuai dengan kondisi penerima manfaat.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami langsung menurunkan tim ke lokasi untuk melihat kondisi Reza secara langsung. Tim juga berdialog dengan orang tua Reza, Yurnalis, agar kami memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi yang dihadapi keluarga,” ujar Hasneril, Kamis (9/7/2026).

Dari hasil asesmen tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Agam segera menyalurkan bantuan berupa kebutuhan permakanan dan sandang guna membantu memenuhi kebutuhan dasar Reza dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Irma Resti Azizah bersama tim pekerja sosial (Peksos) Dinas Sosial Kabupaten Agam di kediaman Reza. Kehadiran tim tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada keluarga agar tetap kuat dalam mendampingi Reza menjalani proses perawatan.

Hasneril menjelaskan bahwa penanganan terhadap penyandang disabilitas maupun masyarakat yang mengalami kondisi rentan tidak berhenti pada penyaluran bantuan semata. Dinas Sosial akan terus melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar kebutuhan Reza dapat dipenuhi secara berkelanjutan.

“Kami akan terus memantau perkembangan kondisi Reza. Jika diperlukan penanganan lanjutan, kami akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait maupun pihak-pihak lain agar pelayanan yang diberikan dapat berjalan secara optimal,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan wujud nyata pelayanan publik yang berorientasi pada kepedulian dan perlindungan sosial.

Menurutnya, setiap laporan yang disampaikan masyarakat menjadi perhatian serius dan akan ditindaklanjuti secara cepat agar warga yang membutuhkan dapat segera memperoleh bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pelayanan sosial harus mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, kami terus membangun respons yang cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah dalam setiap persoalan sosial yang dihadapi,” ujar Villa Erdi.

Bupati Agam juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Agam berkomitmen memperkuat pelayanan sosial yang inklusif dan berkeadilan. Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya berkewajiban memberikan bantuan, tetapi juga memastikan setiap warga memperoleh akses terhadap pelayanan yang layak sesuai kebutuhan masing-masing.

Ia mengatakan, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah nagari, pekerja sosial, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam memberikan perlindungan sosial kepada warga yang mengalami keterbatasan fisik maupun kondisi sosial lainnya.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga Agam yang merasa sendiri ketika menghadapi kesulitan. Pemerintah akan terus hadir melalui berbagai program perlindungan dan rehabilitasi sosial sebagai bentuk tanggung jawab dalam melayani masyarakat,” tegas Bupati Agam.

Pemerintah Kabupaten Agam berharap sinergi seluruh pihak dapat terus diperkuat sehingga masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus, termasuk penyandang disabilitas, memperoleh layanan yang komprehensif, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, pendampingan sosial, hingga akses terhadap layanan kesehatan dan program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

Kehadiran Dinas Sosial di rumah Reza Fitri menjadi bukti bahwa pelayanan pemerintah tidak hanya dilakukan di balik meja, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata yang menyentuh langsung masyarakat. Respons cepat tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menghadirkan harapan baru bagi Reza untuk mendapatkan pendampingan dan pelayanan yang lebih optimal ke depan.

Daji

spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest