Lubuk Basung, investigasi.news — Bupati Agam melalui Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Syatria, mengapresiasi kunjungan Persatuan Dokter Emergensi Indonesia Wilayah (PDEI) Sumatera Barat yang melaksanakan pelayanan kesehatan dan trauma healing bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam.
Kunjungan tersebut diterima di Posko Utama Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Lubuk Basung, Sabtu (10/1), dengan turut dihadiri Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Endrisasman serta Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Hasneril, SE.
Dalam sambutannya, Syatria menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran PDEI Sumatera Barat beserta seluruh pihak yang terlibat atas kepedulian dan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat Kabupaten Agam pascabencana.
Menurutnya, kehadiran tim medis sangat membantu masyarakat, tidak hanya dalam memberikan layanan kesehatan, tetapi juga dukungan moril dan pemulihan psikologis bagi korban bencana.
“Pemerintah Kabupaten Agam menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. Kehadiran tenaga kesehatan ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujar Syatria.
Sementara itu, Ketua Tim PDEI Sumatera Barat, dr. Pom Harry Satria, Sp.OG, menjelaskan bahwa kegiatan kemanusiaan di Kabupaten Agam dilaksanakan selama dua hari dengan fokus utama pada pelayanan kesehatan dan trauma healing di lokasi terdampak bencana.
“Kegiatan ini melibatkan kolaborasi berbagai organisasi profesi, di antaranya Persatuan Dokter Emergensi Indonesia Wilayah Sumatera Barat, Ikatan Dokter Indonesia Cabang Agam, serta Ikatan Dokter Anak Indonesia Sumatera Barat,” jelasnya.
Selain menerjunkan tenaga medis, tim juga membawa obat-obatan dan peralatan pendukung untuk menunjang pelayanan di lapangan agar kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga.
Lebih lanjut, dr. Harry menyampaikan bahwa setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, pihaknya akan melakukan ekspos sebagai bahan evaluasi kesiapan tanggap bencana. Evaluasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Agam, dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
Daji



















