Iklan muba

Penertiban Pasar Balige Dinilai Belum Maksimal, Pemkab Toba Diminta Tegas dan Adil Tata Lapak Pedagang

More articles

Toba, investigasi.news – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba dalam menertibkan para pedagang kaki lima di kawasan Pasar Tradisional Balige mendapat sorotan publik. Penertiban yang dilakukan pada Minggu (10/5/2026) dinilai belum berjalan maksimal karena masih banyak pedagang berjualan di luar area pasar, sementara sejumlah lapak di dalam pasar justru masih kosong.

Selama sepekan terakhir, Pemkab Toba melalui dinas terkait telah melakukan sosialisasi dan pemberitahuan kepada para pedagang kaki lima agar berpindah dan berjualan di dalam area Pasar Tradisional Balige. Langkah ini dilakukan demi menciptakan pasar yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

Namun, kondisi di lapangan masih memunculkan pertanyaan dari masyarakat. Beberapa lokasi lapak di dalam pasar terlihat belum ditempati, sedangkan aktivitas jual beli tetap ramai berlangsung di luar area pasar.

Saat dikonfirmasi awak media investigasi.news, salah seorang petugas Pasar Tradisional Balige dari Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Toba berinisial Simajuntak menjelaskan bahwa pihaknya bersama instansi terkait terus berupaya melakukan penataan pedagang.

“Kami saat ini sedang berupaya mengatur para pedagang kaki lima demi kelangsungan usaha pedagang dan kenyamanan masyarakat sebagai konsumen. Memang masih ada beberapa lapak di dalam pasar yang kosong, namun sebagian pedagang memilih berjualan di depan pasar,” ujarnya.

Media investigasi.news juga menyoroti pentingnya penyediaan lapak yang layak dan memadai bagi para pedagang, khususnya pedagang sayur, ikan, ayam ternak, dan kebutuhan pokok lainnya. Pemkab Toba dinilai perlu menghadirkan kebijakan yang tidak hanya fokus pada penertiban, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi para pedagang.

Selain itu, pemerintah daerah didorong untuk mengalokasikan anggaran melalui APBD Tahun 2025–2026 guna membangun sarana dan prasarana pasar yang lebih representatif, termasuk fasilitas lapak yang tertata dan higienis.

Tidak hanya itu, persoalan lingkungan juga menjadi perhatian. Pemerintah Kabupaten Toba diminta memperhatikan pembangunan saluran pembuangan limbah dan pengelolaan sampah pasar agar limbah cair maupun sampah dari aktivitas pasar tidak mencemari lingkungan sekitar.

Dengan penataan yang lebih tegas, adil, dan terencana, masyarakat berharap Pasar Tradisional Balige dapat menjadi pusat perdagangan yang nyaman, tertib, dan sehat bagi seluruh pedagang maupun pengunjung.

Reporter: Octa

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest