Banner

Pemprov Kalteng Gelar GPM Serentak Nasional, Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat

More articles

Palangka Raya, investigasi.news – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus memperkuat langkah pengendalian inflasi dan menjaga keterjangkauan harga pangan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional Tahun 2026.

Kegiatan yang diinisiasi melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah ini digelar di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng, Palangka Raya, Jumat (13/2/2026), dan melibatkan berbagai instansi lintas sektor.

Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko, bersama unsur perangkat daerah, TNI, Polri, Perum Bulog, serta stakeholder terkait lainnya.

Pemprov Kalteng menegaskan bahwa GPM merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan 1447 H.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah hadir langsung untuk menstabilkan harga pangan dan memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujar Yuas Elko.

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng Agus Candra menambahkan bahwa pelaksanaan GPM merupakan tindak lanjut arahan Gubernur dan Wakil Gubernur dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Pemprov Kalteng berkomitmen memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, terutama menjelang Ramadan, di mana permintaan cenderung meningkat,” jelasnya.

GPM kali ini digelar secara serentak di sembilan kabupaten/kota, yakni tingkat provinsi, Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Seruyan, Sukamara, Katingan, serta Kota Palangka Raya. Sementara daerah lainnya dijadwalkan menyusul dalam waktu dekat.
Untuk menjaga stabilitas harga, Pemprov Kalteng juga memastikan ketersediaan stok pangan dalam kondisi aman.

Berdasarkan data, stok beras mencapai sekitar 14.706 ton yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga enam bulan ke depan.

Dalam kegiatan ini, berbagai komoditas pangan dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar, antara lain:
Beras premium 5 kg Rp59.000
Beras SPHP 5 kg Rp58.000
Gula konsumsi Rp15.000/kg
Bawang merah Rp32.000/kg
Bawang putih Rp30.000/kg
Minyak goreng Rp17.000/liter
Telur ayam ras Rp50.000/rak
Selain itu, tersedia pula aneka produk UMKM, sayuran segar, ikan, dan produk pangan lainnya dengan harga terjangkau.
Melalui GPM Serentak ini, Pemprov Kalteng berharap tekanan inflasi menjelang Ramadan dapat dikendalikan, sekaligus memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat.

“Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Kalteng dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Zulmi)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest