Iklan muba

Kejati Malut Kejar Aliong Mus hingga Jakarta, Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rp18 Miliar Dibongkar

More articles

Taliabu | Investigasi.news — Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara dalam memburu dugaan korupsi proyek jalan di Pulau Taliabu. Setelah dua kali mangkir dari panggilan penyidik, mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, akhirnya diperiksa langsung di Jakarta, Senin (12/5/2026).

Pemeriksaan oleh tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Malut itu menjadi sinyal kuat bahwa aparat penegak hukum tidak akan memberi ruang bagi siapa pun untuk menghindari proses hukum.

Sebelumnya, Aliong Mus dijadwalkan hadir pada Rabu (8/4/2026). Namun, ia mengajukan penundaan dengan alasan sakit. Tak ingin perkara mandek, penyidik memilih “jemput bola” dengan mendatangi langsung yang bersangkutan di Jakarta.

“Kali ini tim penyidik Kejati Maluku Utara mendatangi langsung ke Jakarta untuk melakukan pemeriksaan. Ini bukti bahwa kami serius dan tidak main-main menangani kasus ini,” tegas Kajati Maluku Utara, Sufari, Selasa (13/5/2026).

Sufari memastikan, kasus dugaan korupsi proyek jalan di Pulau Taliabu menjadi atensi serius Kejati Malut dan akan dikawal hingga tuntas.

“Kami jemput bola. Penanganan perkara ini dilakukan sungguh-sungguh. Tidak ada istilah berhenti di tengah jalan,” katanya.

Kasus ini menyeret dua proyek pembangunan jalan yang bersumber dari APBD Tahun 2022 dengan total anggaran mencapai Rp18,2 miliar.

Proyek pertama yakni pembangunan Jalan Tabona–Peleng senilai Rp7,3 miliar yang dikerjakan CV Sumber Berkat Utama. Sementara proyek kedua adalah peningkatan ruas Jalan Tikong–Nunca (Butas) lanjutan senilai Rp10,9 miliar yang dikerjakan CV Berkat Porodisa.

Penyidik kini terus mendalami dugaan penyimpangan anggaran, termasuk menelusuri aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam proyek tersebut.

Meski telah diperiksa, status hukum Aliong Mus masih sebagai saksi. Namun, langkah agresif penyidik Kejati Malut dinilai menjadi babak baru dalam pengusutan kasus yang menyita perhatian publik di Maluku Utara tersebut.

(red)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest