Situbondo, investigasi.news – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo resmi melantik tiga kepala desa hasil Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Pendopo Rakyat Situbondo, Senin (13/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya kepemimpinan baru di tiga desa yang sebelumnya mengalami kekosongan jabatan kepala desa.
Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah, Ketua DPRD Situbondo, Sekretaris Daerah, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua APDESI beserta pengurus, serta sejumlah tokoh masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Situbondo.
Suasana pelantikan berlangsung penuh khidmat. Para kepala desa yang dilantik mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Bupati Situbondo sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan amanah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Tiga kepala desa yang resmi dilantik merupakan hasil proses Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu yang telah berlangsung di masing-masing desa sesuai mekanisme yang berlaku.
Adapun kepala desa yang dilantik yakni Taufik Hidayat sebagai Kepala Desa Sumberanyar, Kecamatan Mlandingan, kepala desa terpilih Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, serta Hairul Anwar sebagai Kepala Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar.
Dalam sambutannya, Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyampaikan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat secara adil dan penuh integritas.
Menurutnya, tantangan pertama yang harus dihadapi kepala desa setelah melalui proses kontestasi bukan hanya menjalankan program pemerintahan, tetapi juga memulihkan kebersamaan di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa setiap kepala desa harus mampu menjadi pemimpin bagi seluruh warga, tanpa membedakan kelompok yang mendukung maupun yang memiliki pilihan berbeda saat proses pemilihan berlangsung.
“Pasca kontestasi, tugas utama di lapangan adalah merangkul semua elemen masyarakat agar roda pemerintahan desa dapat berjalan dengan baik,” pesan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo di hadapan para kepala desa yang baru dilantik.
Bupati menilai rekonsiliasi sosial menjadi fondasi penting bagi keberhasilan pembangunan desa. Tanpa persatuan, berbagai program pembangunan akan sulit diwujudkan secara optimal.
Ia juga mengingatkan agar kepala desa membuka ruang komunikasi dengan seluruh unsur masyarakat, termasuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, hingga lembaga kemasyarakatan desa.
Menurut Bupati, kepemimpinan yang baik lahir dari kemampuan mendengar aspirasi masyarakat dan menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Selain itu, kepala desa diminta mengelola anggaran desa secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang cepat, terbuka, dan tidak diskriminatif kepada seluruh warga desa.
Ia berharap para kepala desa mampu menjadi motor penggerak pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan warga melalui berbagai potensi yang dimiliki masing-masing desa.
Kehadiran Wakil Bupati Ulfiyah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan pimpinan OPD menunjukkan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Situbondo terhadap pemerintahan desa sebagai ujung tombak pelayanan publik.
Sementara itu, kehadiran Ketua APDESI beserta jajaran menjadi simbol solidaritas antar kepala desa dalam mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Prosesi pelantikan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada ketiga kepala desa oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, para pimpinan OPD, serta tamu undangan yang hadir.
Dengan telah dilantiknya tiga kepala desa hasil PAW tersebut, Pemerintah Kabupaten Situbondo berharap roda pemerintahan di Desa Sumberanyar, Desa Selomukti, dan Desa Curahkalak dapat berjalan semakin efektif, sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Pelantikan ini menjadi momentum bagi para kepala desa untuk membuktikan bahwa amanah yang diberikan masyarakat dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pesan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo agar merangkul seluruh elemen masyarakat diharapkan menjadi pijakan utama dalam membangun desa yang harmonis, inklusif, dan semakin maju. (Agus)



