PURBALINGGA – Langkah kaki anak-anak sekolah di Desa Krangean kini terasa lebih ringan. Sebagian jalan desa yang sebelumnya berupa tanah dan kerap licin saat hujan, perlahan mulai berubah setelah dilakukan pengecoran melalui program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga.
Sepulang sekolah, sejumlah siswa tampak berjalan melintasi jalan yang kini mulai tertata rapi dengan lapisan cor. Tidak lagi harus berhati-hati melewati kubangan atau tanah becek seperti sebelumnya. Perubahan kecil itu membawa kenyamanan baru bagi anak-anak desa dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Amel, salah satu siswa yang tinggal di Desa Krangean, mengaku merasakan langsung manfaat pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan sekarang jauh lebih mudah dilalui dibanding sebelumnya.
“Dulu kalau berangkat atau pulang sekolah harus hati-hati karena jalannya licin dan banyak air. Kadang juga lepas sepatu supaya gak kotor kena tanah yang becek,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Kini, kata Amel, dirinya bersama teman-temannya tidak lagi terlalu kesulitan saat melintas menuju sekolah maupun ketika pulang ke rumah. Jalan yang mulai terbentuk membuat perjalanan mereka terasa lebih aman dan nyaman.
Pembangunan infrastruktur melalui TMMD bukan hanya menghadirkan perubahan fisik pada desa, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kehidupan masyarakat, termasuk anak-anak sekolah yang setiap hari menggunakan akses jalan tersebut.
Di Desa Krangean, jalan yang perlahan berubah itu menjadi simbol harapan baru. Dari langkah-langkah kecil anak-anak yang pulang sekolah, terlihat jelas bahwa pembangunan yang dilakukan benar-benar memberi manfaat bagi warga desa.(Scm)



















