Bengkulu — Perjalanan panjang melintasi sejumlah wilayah di Pulau Sumatra tak menyurutkan semangat delegasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Aceh untuk menghadiri rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 IWO di Provinsi Bengkulu, Jumat (14/8/2026).
Delegasi Pengurus Wilayah (PW) IWO Aceh bersama sejumlah perwakilan Pengurus Daerah (PD) menempuh perjalanan berhari-hari demi hadir dalam agenda nasional organisasi. Kehadiran tersebut menjadi bukti komitmen IWO Aceh untuk menjaga soliditas, memperkuat konsolidasi, sekaligus membangun komunikasi antarpengurus IWO dari berbagai daerah di Indonesia.
Rangkaian peringatan HUT ke-14 IWO di Bengkulu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi. Sejumlah agenda strategis telah disiapkan, mulai dari Seminar Jurnalistik bertema “Membangun Ekosistem Pers Siber yang Profesional, Kredibel dan Berintegritas di Era Digital”, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IWO, hingga kegiatan sosial berupa penanaman 1.400 batang mangrove.

Seminar jurnalistik tersebut menghadirkan narasumber dari unsur pimpinan IWO dan Dewan Pers. Forum ini diharapkan menjadi ruang peningkatan kapasitas wartawan online sekaligus memperkuat pemahaman mengenai profesionalisme, kredibilitas, etika, dan integritas dalam menjalankan kerja jurnalistik di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin cepat.
Delapan Pengurus IWO Aceh Dikirim ke Bengkulu
Ketua PW IWO Aceh, Chairan Manggeng, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas HUT ke-14 IWO. Ia berharap organisasi tersebut semakin berkembang, solid, dan mampu menjalankan perannya sebagai wadah profesional bagi wartawan online di Indonesia.
“Kami sudah mengutus delapan pengurus untuk menghadiri HUT IWO yang akan diselenggarakan di Bengkulu. Kehadiran ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen PW IWO Aceh terhadap agenda organisasi secara nasional,” ujar Chairan.
Menurutnya, kehadiran delegasi Aceh bukan semata untuk mengikuti kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan dengan jajaran IWO dari berbagai daerah.
Sementara itu, Ketua Rombongan Delegasi PW IWO Aceh, Putut Rananggono, S.Ti., M.Si., menilai kehadiran IWO Aceh di Bengkulu memiliki arti penting bagi keberlangsungan organisasi.
Putut mengatakan, momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi antara PW IWO Aceh dengan jajaran pengurus di tingkat pusat.
“Penting bagi IWO Aceh untuk hadir dalam kegiatan ini. Selain menunjukkan keseriusan PW IWO Aceh, kami juga akan memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat koordinasi dan memastikan administrasi PW IWO Aceh dengan DPP IWO dapat berjalan dengan lancar,” kata Putut.
Empat Hari Empat Malam, Lelah Terbayar Pertemuan dengan Rekan Seprofesi
Semangat yang sama juga disampaikan Ketua PD IWO Pidie Jaya, Herry, yang menjadi salah satu perwakilan daerah dalam delegasi Aceh.
Herry mengungkapkan, perjalanan menuju Bengkulu menjadi pengalaman tersendiri. Jarak yang jauh dan waktu tempuh selama beberapa hari membuat perjalanan cukup melelahkan. Namun, seluruh rasa lelah tersebut terbayar ketika bertemu dengan rekan-rekan wartawan dari berbagai daerah.
“Secara pribadi saya memang sangat lelah karena harus duduk di bus selama tiga hari tiga malam. Namun, semua itu terasa hilang saat bertemu dengan rekan-rekan dari berbagai daerah se-Sumatra. Apalagi di sana kami mendapat pelatihan jurnalistik langsung dari komisioner Dewan Pers. Itu merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya, mungkin juga bagi rekan-rekan yang lain,” ujar Herry.
Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat besar bagi wartawan, khususnya dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik di era digital.
Herry berharap, rangkaian HUT ke-14 IWO di Bengkulu tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi mampu menghasilkan gagasan dan rekomendasi yang dapat memperkuat organisasi sekaligus memberikan kontribusi bagi perkembangan pers siber di Indonesia.
“Saya berharap IWO terus berkembang dan dapat mewadahi semakin banyak wartawan. Saya juga berharap ke depan HUT IWO bisa dilaksanakan di Aceh tentunya,” harapnya.

Bagi delegasi IWO Aceh, perjalanan panjang menuju Bengkulu bukan sekadar perjalanan fisik. Di balik lelahnya perjalanan, terdapat semangat untuk memperkuat persaudaraan, memperluas jaringan, meningkatkan kapasitas jurnalistik, dan memastikan IWO terus tumbuh sebagai organisasi yang mampu menjawab tantangan dunia pers di era digital.
Peringatan HUT ke-14 IWO pun diharapkan menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam membangun pers siber yang profesional, kredibel, berintegritas, serta tetap berpihak pada kepentingan publik.
Herry






