Padang — Komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat ditunjukkan Lurah Gates dengan aktif turun langsung ke lapangan. Tidak hanya menerima laporan di kantor, lurah juga berupaya mendengarkan keluhan warga, menggali persoalan yang dihadapi masyarakat, serta memastikan warga kurang mampu mendapatkan perhatian dan akses terhadap bantuan sosial dari pemerintah.
Langkah tersebut dilakukan menyusul adanya keluhan masyarakat terkait pendataan warga miskin yang dinilai belum menyeluruh. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah masih adanya warga yang merasa layak menerima bantuan, tetapi belum terdata oleh petugas sosial masyarakat (PSM).
Menanggapi keluhan tersebut, Lurah Syukur, S. Sos turun langsung untuk mengonfirmasi kondisi warga sekaligus mencari tahu kendala yang menyebabkan sebagian masyarakat belum memperoleh bantuan sosial.
Menurutnya, pendataan masyarakat kurang mampu harus dilakukan secara cermat, terbuka, dan sesuai kondisi nyata di lapangan. Warga yang memenuhi kriteria tidak boleh luput dari perhatian hanya karena persoalan administrasi atau kendala pendataan.
Lurah Gates menegaskan bahwa masyarakat memiliki kesempatan untuk menyampaikan kondisi dan mengajukan pendataan sesuai ketentuan yang berlaku. Upaya ini diharapkan dapat membantu memastikan program pemerintah benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Sejumlah program bantuan yang menjadi perhatian antara lain bantuan sosial, Program Keluarga Harapan (PKH), serta bantuan perbaikan rumah tidak layak huni atau program bedah rumah bagi warga yang memenuhi persyaratan.
Berdasarkan keterangan Lurah Gates, dari sekitar 1000 penerima bantuan sosial, proses pembenahan dan pendataan mulai menunjukkan perkembangan. Warga yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan kini mulai mendapatkan akses terhadap program bantuan sosial maupun PKH setelah dilakukan upaya penelusuran dan pendataan.
Langkah turun langsung ke lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperbaiki pelayanan sekaligus memastikan persoalan masyarakat dapat diketahui secara langsung, bukan hanya berdasarkan laporan administratif.
Sejumlah warga penerima bantuan pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Mereka berharap pendataan yang semakin baik dapat membantu masyarakat kurang mampu lainnya yang selama ini belum tersentuh program bantuan pemerintah.
“Dulu kami belum pernah menerima bantuan. Alhamdulillah, sekarang sudah mulai mendapatkan bantuan. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan,” ungkap warga penerima bantuan.
Kehadiran lurah di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi bentuk respons terhadap keluhan warga, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun pelayanan publik yang lebih terbuka, responsif, dan berkeadilan.
Meski demikian, pembenahan pendataan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan perangkat kelurahan, PSM, serta unsur terkait. Verifikasi faktual menjadi penting agar bantuan pemerintah tepat sasaran dan tidak ada warga yang benar-benar membutuhkan terabaikan.
Bagi masyarakat kurang mampu, bantuan sosial bukan sekadar program pemerintah, melainkan penopang kehidupan. Karena itu, ketepatan pendataan, transparansi, dan kepedulian aparatur menjadi kunci agar hak masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat terpenuhi.
Mebri













