Palangka Raya – Momentum Paskah dimaknai Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai pengingat penting bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk memperkuat integritas, semangat pengabdian, dan kualitas pelayanan publik.
Hal ini tercermin dalam Ibadah Rutin ASN yang dirangkaikan dengan Perayaan Paskah di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, yang digelar di Aula Jayang Tingang, Rabu (15/4/2026).
Dalam suasana khidmat, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menekankan bahwa makna Paskah harus mampu diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
“Paskah mengajarkan tentang pengorbanan, kasih, kemenangan, dan pengharapan. Kebangkitan Kristus menjadi panggilan bagi kita untuk hidup dalam pembaruan dan terus meningkatkan kualitas diri,” ujarnya.
Lebih dari itu, ia mengingatkan bahwa ASN tidak cukup hanya hadir secara administratif, tetapi harus bekerja dengan hati dan nilai-nilai pelayanan. Menurutnya, integritas menjadi fondasi utama dalam membangun birokrasi yang dipercaya masyarakat.
“Integritas berarti memberikan yang terbaik dalam setiap kondisi, bukan karena diawasi atau ingin dipuji. ASN harus menjadi terang, teladan, dan pembawa damai di lingkungan kerja,” tegasnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi refleksi bahwa tugas ASN bukan hanya menjalankan program pemerintah, tetapi juga membawa nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.
Linae juga mengajak seluruh ASN untuk tidak larut dalam rutinitas yang kerap mengikis makna pengabdian. Ia menekankan pentingnya menjaga kerendahan hati, apapun posisi dan jabatan yang diemban.
Momentum Paskah, lanjutnya, harus menjadi titik balik bagi ASN untuk bangkit menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan tulus dalam melayani.
“Jika setiap ASN bekerja dengan hati yang takut akan Tuhan, maka birokrasi akan semakin kuat, pelayanan publik semakin berkualitas, dan pembangunan Kalimantan Tengah akan semakin maju,” tambahnya.
Ibadah tersebut dipimpin oleh Pendeta Yokhebet dan dihadiri jajaran pejabat, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta seluruh ASN di lingkungan Setda Provinsi Kalimantan Tengah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat nilai spiritual dalam mendukung kinerja birokrasi yang profesional dan berintegritas.
Zulmi







