Pasaman – Pemerintah Kabupaten Pasaman terus memperkuat pembangunan karakter generasi muda melalui pendidikan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an. Komitmen tersebut diwujudkan dengan pengukuhan 62 Guru Tahfiz Kabupaten Pasaman Tahun 2026 dalam kegiatan bertema “Melalui Program Tahfiz Kita Wujudkan Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan” yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Selasa (14/7/2026).
Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Pasaman Welly Suhery dan dihadiri Wakil Bupati Pasaman, Sekretaris Daerah, Asisten I, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, para camat, wali nagari se-Kabupaten Pasaman, serta para guru tahfiz yang telah dinyatakan lulus seleksi.
Dalam sambutannya, Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa pengukuhan Guru Tahfiz bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata dalam membangun generasi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta mencintai Al-Qur’an.
“Momentum ini menjadi bagian penting dari ikhtiar bersama untuk melahirkan generasi Pasaman yang memiliki karakter kuat dan berlandaskan nilai-nilai Islam,” ujarnya.
Menurut Welly, visi Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan menempatkan pembangunan karakter sebagai fondasi utama dalam setiap kebijakan daerah.
“Kata ‘berkarakter’ kami letakkan di depan karena kami meyakini bahwa kemajuan pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi hanya akan membawa keberkahan apabila ditopang oleh keimanan, akhlak, dan moral masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, program Tahfiz merupakan implementasi dari misi pertama Pemerintah Kabupaten Pasaman, yakni meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat melalui penguatan pendidikan agama, baik di jalur formal maupun nonformal.
Bupati berharap para Guru Tahfiz yang dikukuhkan dapat menjadi ujung tombak dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada generasi muda, sehingga lahir pribadi-pribadi yang cerdas, berakhlak, dan memiliki integritas.
“Kalian yang dikukuhkan hari ini bukan sekadar tenaga pengajar, tetapi arsitek peradaban yang memegang kunci pembentukan karakter anak-anak Pasaman. Amanah ini sangat mulia dan menentukan masa depan daerah kita,” katanya.
Melalui penguatan program Tahfiz, Pemerintah Kabupaten Pasaman optimistis dapat mencetak generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Ris



