OKI – Kondisi jembatan penghubung di Dusun 3, Desa Jadi Mulya, Jalur 23 Blok D, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), semakin memprihatinkan. Kerusakan yang terjadi pada bagian tengah jembatan membuat lantai besi amblas dan berlubang, sehingga membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pelat baja pada badan jembatan tampak retak, bergelombang, hingga terangkat. Kondisi tersebut memaksa pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor, untuk lebih berhati-hati saat melintas agar tidak terperosok.
Jembatan ini merupakan akses vital yang menghubungkan Dusun 3 Desa Jadi Mulya dengan wilayah sekitarnya. Setiap hari, jembatan tersebut digunakan oleh warga untuk beraktivitas, termasuk anak-anak yang berangkat dan pulang sekolah.
Warga mengaku khawatir kerusakan yang terus dibiarkan akan semakin parah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten OKI melalui instansi terkait segera melakukan perbaikan agar akses masyarakat kembali aman dan nyaman.
“Kondisi jembatan sudah amblas di bagian tengah dan sangat membahayakan, terutama bagi anak-anak sekolah serta warga yang setiap hari melintas,” ungkap salah seorang warga.
Masyarakat juga meminta agar sebelum dilakukan perbaikan permanen, pemerintah memasang rambu-rambu peringatan atau pembatasan kendaraan sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Hingga berita ini ditulis, warga masih menantikan perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah daerah mengingat jembatan tersebut merupakan salah satu jalur utama yang menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat setempat.
Suprene



