Pidie Jaya, Investigasi.news – Sempat menjadi sorotan karena jarang terlihat dalam sejumlah agenda publik dan momentum penting di Kabupaten Pidie Jaya, Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri akhirnya memberikan jawaban atas tanda tanya yang berkembang di tengah masyarakat.
Mantan Wakil Ketua DPRK Pidie Jaya tersebut ternyata tengah menjalankan agenda di Jakarta. Bukan sekadar kunjungan seremonial, Hasan Basri mengaku sedang melakukan komunikasi dan lobi dengan sejumlah pihak di pemerintah pusat untuk memperjuangkan tambahan dukungan anggaran bagi pembangunan Pidie Jaya.
Hasilnya, upaya tersebut mulai membuahkan hasil.
Dalam wawancara singkat melalui sambungan telepon dengan kontributor Investigasi.News, Selasa (15/9/2026), Hasan Basri menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah memberikan respons positif terhadap sejumlah usulan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.
“Alhamdulillah, berkat usaha dan doa masyarakat, usaha yang kita lakukan membuahkan hasil. Kementerian Desa dan Dirjen PAUD Dikdasmen menyetujui permohonan dan usulan kita. Tahun ini akan turun Rp1,5 miliar, untuk jembatan Rp750 juta dan PAUD Rp750 juta, insyaallah,” ujar Hasan Basri.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan fasilitas pendidikan di Pidie Jaya.
Hasan Basri menegaskan, komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat akan terus dilakukan. Ia berharap semakin banyak program dan dukungan anggaran yang dapat dibawa pulang ke daerah untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kita akan terus menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan pihak pusat untuk mendapatkan perhatian dan bantuan yang nantinya digunakan untuk membangun Pidie Jaya,” katanya.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran seorang kepala daerah tidak selalu harus terlihat di tengah panggung seremonial. Di balik minimnya kemunculan di ruang publik, ternyata terdapat agenda lain yang tengah diperjuangkan di tingkat pusat.
(Herry)












