Cianjur – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0608/Cianjur langsung tancap gas pada hari pertama pelaksanaan kegiatan fisik dengan memulai pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Kamis (16/7/2026). Infrastruktur ini dibangun sebagai upaya mengantisipasi erosi dan tanah longsor yang berpotensi mengancam keselamatan warga serta akses jalan di wilayah tersebut.
Usai mengikuti apel pagi, seluruh personel Satgas bergerak menuju dua titik pembangunan TPT, salah satunya di Kampung Cibitung RT 002 RW 001. Sejak pukul 07.00 WIB, suasana gotong royong begitu terasa. Prajurit TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara bekerja bahu-membahu bersama masyarakat menggali tanah, menyusun batu kali, memasang besi tulangan, hingga melakukan pengecoran.
Pembangunan TPT dirancang memiliki panjang 15 meter dengan tinggi satu meter. Keberadaan bangunan tersebut diharapkan mampu memperkuat lereng yang rawan longsor sekaligus melindungi badan jalan dan rumah-rumah warga di sekitarnya dari ancaman bencana saat musim hujan.
Meski baru memasuki hari pertama pengerjaan, progres pembangunan di dua titik telah mencapai sekitar 50 persen. Capaian tersebut menunjukkan tingginya semangat kerja personel Satgas bersama masyarakat serta dukungan peralatan yang memadai, sehingga pekerjaan dapat berlangsung lebih cepat dari target awal.
Untuk menunjang kelancaran pembangunan, Satgas mengerahkan berbagai peralatan, di antaranya tiga unit mesin molen, satu set perlengkapan pertukangan, serta satu unit alat berat Excavator PC 75 yang digunakan untuk membantu proses penggalian dan pemadatan tanah.
Kondisi cuaca yang cerah sepanjang hari turut mendukung kelancaran proses pengecoran. Meski demikian, Satgas tetap melakukan pengawasan terhadap ketersediaan air guna memastikan kualitas beton dan kekuatan konstruksi TPT tetap terjaga.
Sebanyak 190 personel terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 107 personel TNI Angkatan Darat, 15 personel TNI Angkatan Laut, 20 personel TNI Angkatan Udara, delapan personel perangkat daerah, serta 50 warga Desa Mekarmukti yang secara sukarela bergotong royong menyukseskan program TMMD.
Perwakilan Satgas TMMD menegaskan bahwa pembangunan TPT merupakan salah satu sasaran fisik yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.
“Dengan dibangunnya tembok penahan tanah ini, risiko longsor saat musim hujan dapat diminimalkan. Kami berharap akses jalan warga menjadi lebih aman dan permukiman masyarakat terlindungi dari ancaman bencana,” ujarnya.
Melalui program TMMD ke-129, Kodim 0608/Cianjur tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.
ScM



