Serdang Bedagai, Investigasi.news – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0204/DS tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek edukatif yang langsung menyentuh masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan penyuluhan mitigasi bencana yang melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Kegiatan yang digelar di Desa Havea, Kecamatan Dolok Masihul, pada Rabu (15/10/2025) sore itu, menjadi ajang penting bagi warga untuk memahami cara menghadapi potensi bencana alam seperti angin puting beliung dan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.
Dalam sosialisasi tersebut, tim penyuluh dari BPBD Sergai memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah penyelamatan diri, tata cara evakuasi, serta prosedur pengajuan bantuan ketika bencana terjadi. Ketua BPBD Sergai beserta jajaran turut hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Mewakili warga, Kepala Desa Havea menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0204/DS dan BPBD Sergai atas perhatian dan ilmu yang diberikan. “TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat desa. Ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya.
Salah satu peserta, Siti Aisyah (50), mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Kami jadi tahu apa yang harus dilakukan kalau banjir datang, ke mana melapor, dan bagaimana cara mendapatkan bantuan. TMMD ini bukan hanya soal bangunan, tapi juga memberi kami ilmu yang menyelamatkan,” ungkapnya.
Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-126 Kodim 0204/DS, Letkol Arh Agung Pujiantoro, S.H., menyebut bahwa kegiatan nonfisik seperti ini merupakan bagian penting dari TMMD. “Membangun desa tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental dan pengetahuan masyarakat. Dengan mitigasi bencana, warga akan lebih siap dan tangguh menghadapi situasi darurat,” jelasnya.
Sinergi antara TNI, BPBD, dan Polsek Dolok Masihul dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa TMMD hadir secara menyeluruh untuk memperkuat ketahanan masyarakat di segala bidang — baik pembangunan, sosial, maupun kesiapsiagaan menghadapi bencana. ***







