Banner iklan

Ahmad Alfatih: Bawa Orang Tua ke Istana Negara

More articles

LUBUK SIKAPING — Kebanggaan orangtua tidak selalu lahir dari pencapaian yang besar di atas kertas. Ada kebahagiaan yang jauh lebih dalam ketika melihat buah hati tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, sekaligus mampu mengharumkan nama keluarga dan daerah. Kebahagiaan itulah yang kini dirasakan pasangan Admiral dan dr. Helvi Yeriza setelah putra mereka, Ahmad Alfatih, berhasil mengukir prestasi hingga tingkat nasional.

Ahmad Alfatih dipercaya mewakili Provinsi Sumatera Barat sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026 yang bertugas dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.

Bagi keluarga, keberhasilan tersebut bukan sekadar pencapaian seorang anak dalam sebuah seleksi. Lebih dari itu, terpilihnya Fatih—sapaan akrab Ahmad Alfatih—menjadi Paskibraka Nasional merupakan buah dari proses panjang yang dibangun sejak usia dini, terutama dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, pendidikan, serta pembentukan karakter.

Ahmad Alfatih merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan Admiral dan dr. Helvi Yeriza. Ia lahir di Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat, pada 31 Juli 2009. Saat ini, Fatih menempuh pendidikan di SMAN Agam Cendekia, Kabupaten Agam.

Sebelum melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA, Fatih terlebih dahulu menamatkan pendidikan tingkat SLTP di Pondok Pesantren Ar-Risalah Padang. Sementara pendidikan dasarnya ditempuh di SDIT Lubuk Sikaping.

Perjalanan pendidikan tersebut turut membentuk karakter Fatih hingga akhirnya mampu berdiri di panggung nasional. Bagi kedua orangtuanya, prestasi yang diraih Fatih bukanlah sesuatu yang datang secara tiba-tiba, melainkan hasil dari kebiasaan positif yang terus dibangun sejak kecil.

Admiral dan dr. Helvi Yeriza menuturkan, sejak duduk di bangku sekolah dasar, Fatih telah menunjukkan sikap disiplin dan bertanggung jawab terhadap berbagai tugas yang diberikan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Mungkin hal inilah yang mengantarkan anak kami terpilih sebagai anggota Paskibraka tahun ini,” ungkap Helvi Yeriza kepada wartawan.

Menurutnya, pendidikan karakter yang diterapkan sejak dini menjadi salah satu bekal penting bagi Fatih dalam menjalani berbagai tahapan hingga akhirnya terpilih sebagai bagian dari Paskibraka Nasional.

Keberhasilan Fatih pun tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi keluarga. Prestasi tersebut turut mendapat apresiasi dari masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. Warga kompleks menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas keberhasilan Fatih menjadi bagian dari Paskibraka Nasional 2026.

Bagi masyarakat Pasaman dan Sumatera Barat, kiprah Ahmad Alfatih di tingkat nasional menjadi kebanggaan tersendiri. Di balik langkahnya membawa nama Sumatera Barat ke Istana Negara, tersimpan cerita tentang pendidikan, kedisiplinan, kerja keras, serta doa dan dukungan orangtua yang mengiringi perjalanan seorang anak menuju prestasi.

Kini, Ahmad Alfatih bukan hanya membawa nama keluarganya. Ia juga membawa harapan dan kebanggaan Sumatera Barat ketika berdiri bersama putra-putri terbaik Indonesia dalam menjalankan tugas negara pada momentum bersejarah peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.

(W) 

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest