MANADO l, investigasi.news – Dunia organisasi dan kemasyarakatan di Sulawesi Utara mendapat angin segar dengan dilantiknya kepengurusan baru Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Sulawesi Utara. Pelantikan yang digelar pada Selasa, 17 Maret 2026, di Wisma Negara Bumi Beringin ini langsung menyita perhatian publik, khususnya dari kalangan media dan organisasi profesi.
Salah satu respons positif datang dari Ketua Forum Media Pewarta Sulawesi Utara (FMPS), Wisje Maramis. Ia secara terbuka menyampaikan rasa bangganya atas terpilihnya Stevie Sumampouw sebagai nahkoda baru FKDM Sulut. Menurutnya, keputusan ini merupakan langkah maju bagi organisasi yang memiliki peran vital dalam deteksi dini masalah sosial tersebut.
Wisje Maramis menilai bahwa sosok Stevie Sumampouw bukanlah wajah baru di dunia kepemimpinan. Rekam jejaknya yang panjang dan gemilang dalam mengelola berbagai organisasi menjadi modal utama dan alasan kuat mengapa dirinya layak dipercaya memimpin FKDM. “Beliau adalah pribadi yang memiliki dedikasi tinggi dan pengalaman organisasi yang luar biasa,” ujar Wisje dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Wisje menyoroti pengalaman Stevie yang tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga regional. Diketahui, Stevie Sumampouw saat ini masih aktif menjabat sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) Sulawesi Utara, sekaligus dipercaya sebagai Koordinator LPK-RI untuk wilayah Indonesia Timur.
Jejak kepemimpinan di LPK-RI tersebut dinilai Wisje sebagai bukti nyata kapasitas Stevie dalam melakukan koordinasi lintas wilayah dan menangani isu-isu strategis yang menyentuh kepentingan masyarakat luas. Pengalaman ini dipandang sangat relevan dengan tugas FKDM yang membutuhkan jaringan dan kepekaan tinggi terhadap dinamika sosial.
“Berdasarkan prestasi dan pengalamannya, beliau memang pantas menjabat sebagai Ketua FKDM. Saya yakin dengan jiwa kepemimpinan beliau, FKDM akan semakin solid dan responsif,” puji Wisje Maramis, yang juga dikenal sebagai tokoh media di Sulawesi Utara.
Prosesi pelantikan sendiri berlangsung khidmat dan dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus. Kehadiran gubernur dalam acara tersebut menegaskan besarnya perhatian pemerintah daerah terhadap peran strategis FKDM dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus memberikan arahan tegas kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa FKDM adalah garda terdepan dalam sistem deteksi dini masyarakat, yang berfungsi sebagai sistem peringatan dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan konflik sosial.
“Kalian semua adalah mata dan telinga saya dalam membantu pemerintahan daerah memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya,” tegas gubernur di hadapan para pengurus FKDM. Ia berharap informasi dari lapangan dapat disampaikan secara profesional dan menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan.
Dengan tampuk kepemimpinan baru yang dipegang oleh Stevie Sumampouw, publik Sulawesi Utara menaruh harapan besar. Diharapkan FKDM ke depannya dapat semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, guna mewujudkan Sulawesi Utara yang aman, kondusif, dan harmonis bagi seluruh warganya.












