Pidie Jaya, investigasi.news – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada akhir tahun lalu.
Upaya itu dilakukan langsung Bupati Pidie Jaya dengan melakukan koordinasi dan komunikasi intensif bersama sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah pusat. Dalam agenda tersebut, Bupati didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, serta Bappeda Pidie Jaya.
Selama sepekan terakhir, rombongan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melakukan sejumlah pertemuan di Jakarta dengan pihak terkait, di antaranya Bappenas, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pertanian, serta Posko PRRP Sumatera.
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Jaya, Muhammad Nur, S.P., M.Si., saat dihubungi Kontributor investigasi.news, Jumat (18/9/2026), membenarkan agenda tersebut.
Menurutnya, kunjungan dan koordinasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mempercepat realisasi program rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk penanganan dampak bencana terhadap sektor pertanian.
“Benar, Bang. Kami bersama beberapa rekan saat ini sedang mendampingi Bapak Bupati di Jakarta dalam rangka mendorong pemerintah pusat agar percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah kita dapat segera direalisasikan,” ujar Muhammad Nur melalui sambungan telepon.
Ia menyebutkan, pemerintah pusat memberikan respons positif terhadap berbagai usulan dan aspirasi yang disampaikan Bupati Pidie Jaya.
“Alhamdulillah, semua pihak dan kementerian merespons dengan baik. Bahkan, mereka menyatakan komitmen untuk terus mendampingi pemerintah daerah, termasuk dalam penanganan lahan pertanian yang saat ini sedang kita tangani,” katanya.
Muhammad Nur menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi penting agar berbagai kebutuhan masyarakat terdampak bencana dapat segera mendapatkan penanganan.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap hasil koordinasi tersebut dapat mempercepat realisasi program rehabilitasi dan rekonstruksi sekaligus mendukung pemulihan aktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan warga.
(Herry)











