Sorong, Pbd – Euforia Piala Dunia 2026 mulai terasa di berbagai penjuru Indonesia, termasuk di Papua Barat Daya. Menyambut pesta sepak bola terbesar di dunia itu, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat Daya, Kombes Pol. Semmy Ronny Thabaa, mengajak seluruh masyarakat untuk menikmati setiap pertandingan dengan tertib, aman, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Menurut Semmy, antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia merupakan hal yang positif karena mampu menghadirkan semangat kebersamaan dan mempererat hubungan antarwarga. Namun, ia mengingatkan agar semangat tersebut tetap disalurkan secara bijak sehingga tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun keselamatan.
“Piala Dunia adalah pesta olahraga yang dinantikan jutaan orang di seluruh dunia. Kami berharap masyarakat dapat menikmatinya dalam suasana yang sehat, aman, dan penuh kebersamaan. Jangan sampai euforia berlebihan justru memicu gangguan kamtibmas atau kecelakaan lalu lintas,” ujarnya (18/06).
Ia menjelaskan, kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar jajaran Polri merupakan tindak lanjut arahan Kapolri agar seluruh satuan kepolisian, mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek, membuka ruang kebersamaan bagi masyarakat selama berlangsungnya turnamen tersebut.
Bagi Semmy, nobar bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola bersama. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang harmonis dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Kami ingin menghadirkan suasana yang nyaman bagi masyarakat. Melalui nobar, kita bisa berkumpul, berdiskusi, dan menikmati pertandingan dengan penuh rasa persaudaraan. Ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat,” katanya.
Semmy juga mengajak seluruh pendukung tim peserta Piala Dunia untuk menunjukkan kedewasaan dalam memberikan dukungan. Menurutnya, perbedaan pilihan tim merupakan hal yang wajar dan justru menjadi warna dalam setiap perhelatan sepak bola dunia.
“Jangan sampai karena mendukung tim yang berbeda kemudian muncul konflik atau saling menyerang. Sepak bola adalah olahraga yang mempersatukan, bukan memecah belah. Mari kita tunjukkan sportivitas dan saling menghormati satu sama lain,” tegasnya.
Selain mengingatkan pentingnya menjaga keamanan, Polda Papua Barat Daya juga memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan berlalu lintas selama berlangsungnya Piala Dunia. Berdasarkan pengalaman dari berbagai perhelatan olahraga sebelumnya, konvoi kendaraan yang dilakukan secara berlebihan kerap memicu pelanggaran lalu lintas hingga kecelakaan.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk merayakan kemenangan tim favorit secara bijak dan tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Kami lebih mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi dan edukasi. Keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Mari rayakan kegembiraan dengan cara yang aman dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Meski demikian, jajaran kepolisian tetap menyiagakan personel untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada berbagai kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan perhelatan Piala Dunia 2026.
Di tengah kesibukannya sebagai Wakapolda, Semmy ternyata memiliki tim favorit yang selalu ia dukung sejak lama, yakni Belanda. Dukungan itu, menurutnya, sudah diberikan sejak dirinya masih berpangkat AKP dan tetap bertahan hingga saat ini.
“Saya tetap mendukung Belanda. Sejak masih AKP sampai sekarang tetap Belanda. Semoga tahun ini mereka bisa meraih hasil terbaik,” katanya sambil tersenyum.
Polda Papua Barat Daya berharap semangat persatuan, kebersamaan, dan sportivitas yang tumbuh selama gelaran Piala Dunia 2026 dapat membawa energi positif bagi masyarakat serta memperkuat budaya tertib dan aman dalam kehidupan sehari-hari.
Jhon







