MAGELANG, 18 Juli 2026 – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jepara resmi memasuki babak baru. Haizul Ma’arif atau Gus Haiz dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Jepara masa bakti 2026–2031 dalam acara Pengukuhan Ketua dan Pengurus DPC PPP se-Jawa Tengah yang digelar DPW PPP Jawa Tengah di Atria Hotel Magelang, Sabtu (18/7/2026).
Pengukuhan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Jepara dan telah ditetapkan melalui Surat Keputusan DPP PPP tertanggal 15 Juli 2026.
Momentum ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan menjadi titik awal penguatan organisasi dan konsolidasi besar menuju Pemilu 2029 dengan target meningkatkan perolehan kursi legislatif di Kabupaten Jepara.
Perpaduan Santri, Akademisi, dan Pengusaha
DPP PPP menetapkan susunan pengurus harian yang dinilai memiliki kombinasi pengalaman, kapasitas, dan jaringan yang kuat.
Posisi Ketua dipercayakan kepada Haizul Ma’arif (Gus Haiz), Sekretaris dijabat Dr. Agus Sutisna, S.H., M.H., sementara posisi Bendahara diamanahkan kepada Lusiana Afrianti.
Formasi ini dipandang sebagai perpaduan strategis antara kepemimpinan berbasis nilai-nilai kepesantrenan, pengalaman politik, kapasitas akademik, serta kemampuan manajerial dan kewirausahaan.
Gus Haiz sendiri dikenal sebagai tokoh muda yang memiliki pengalaman di dunia usaha dan politik. Selain pernah memimpin organisasi pengusaha muda, ia juga pernah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Jepara.
Dalam sambutannya, Gus Haiz menegaskan bahwa amanah yang diberikan bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab untuk memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat.
> “Ini amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami ingin PPP semakin dekat dengan masyarakat dan mampu memberikan manfaat yang nyata,” ujarnya.
Target Jelas: Menang dengan Kerja Nyata
Kepengurusan baru PPP Jepara menegaskan bahwa kemenangan politik tidak bisa dibangun secara instan. Konsolidasi organisasi, kaderisasi, dan pelayanan kepada masyarakat menjadi fondasi utama yang akan diperkuat dalam lima tahun ke depan.
Sekretaris DPC PPP Jepara, Agus Sutisna, menegaskan bahwa keputusan DPP harus menjadi energi baru untuk memperkuat soliditas partai hingga tingkat desa.
> “Kepengurusan ini adalah modal awal untuk memperkuat konsolidasi, menjalankan kerja-kerja elektoral secara terukur, dan mempersiapkan PPP menghadapi agenda politik mendatang,” tegasnya.
Menurutnya, partai politik yang kuat bukan hanya yang mampu meraih suara saat pemilu, tetapi yang mampu menjaga komunikasi dan kehadiran di tengah masyarakat setiap saat.
Perempuan Diberi Ruang Strategis
Pengukuhan Lusiana Afrianti sebagai Bendahara DPC PPP Jepara juga menjadi sinyal kuat bahwa PPP terus membuka ruang kepemimpinan bagi perempuan.
Politisi yang meraih suara signifikan pada Pemilu 2024 itu menilai keterlibatan perempuan dalam struktur partai merupakan bagian penting dari penguatan organisasi yang profesional dan akuntabel.
> “PPP memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk berkontribusi dalam kepemimpinan partai. Ini menjadi motivasi untuk terus bekerja dan mengabdi,” ungkapnya.
Ujian Sesungguhnya Dimulai Hari Ini
Pengukuhan kepengurusan baru membawa harapan besar sekaligus tantangan yang tidak ringan. Di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas politik dan kepemimpinan, PPP Jepara dituntut mampu menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan rakyat serta kader yang memiliki integritas.
Pemilu 2029 masih beberapa tahun lagi. Namun para pengamat menilai keberhasilan partai tidak ditentukan pada hari pencoblosan, melainkan dari kerja politik yang dilakukan jauh sebelumnya.
Karena itu, pengukuhan DPC PPP Jepara periode 2026–2031 dapat dimaknai sebagai awal dari ujian sesungguhnya: membangun kepercayaan publik, memperkuat kaderisasi, memperluas basis dukungan, dan membuktikan bahwa politik dapat menjadi instrumen pengabdian bagi masyarakat.
Dengan nahkoda baru dan semangat konsolidasi yang menguat, PPP Jepara kini bersiap menatap 2029. Targetnya jelas: memperbesar kepercayaan rakyat dan mengubahnya menjadi kekuatan politik yang produktif bagi pembangunan Kabupaten Jepara.
Petrus




