Banner

Sempat Mengamuk di Lubuk Basung, Warga Tegal yang Alami Depresi Dipulangkan Pemkab Agam ke Keluarga

More articles

 

Lubuk Basung – Respons cepat Pemerintah Kabupaten Agam kembali membuktikan bahwa kehadiran negara tidak mengenal batas asal-usul warga. Seorang pria bernama Juli Kusnaedi, warga Balapulang Wetan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, yang ditemukan dalam kondisi mengalami depresi di wilayah Nagari Lubuk Basung, berhasil diamankan dan dipulangkan ke kampung halamannya berkat kolaborasi lintas instansi.

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga Titisan Tunggang, Nagari Lubuk Basung, pada Jumat (19/6/2026). Juli yang diduga mengalami gangguan psikologis terlihat mengamuk dan membuat warga khawatir. Informasi itu segera diteruskan kepada aparat setempat dan langsung ditindaklanjuti oleh Kasi Trantibum Kecamatan Lubuk Basung, Fadhli A., S.IP., M.M.

Tak butuh waktu lama, tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Samapta Polres Agam, Pemerintah Nagari, dan Kecamatan turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan.

“Alhamdulillah, berkat pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan petugas, yang bersangkutan dapat diamankan dengan baik tanpa tindakan kekerasan,” ujar Fadhli.

Setelah berhasil diamankan, Dinas Sosial Kabupaten Agam bergerak cepat melakukan penelusuran identitas dengan berkoordinasi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Agam. Hasilnya, diketahui pria tersebut bernama Juli Kusnaedi, warga RT 001/RW 002, Desa Balapulang Wetan, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Agam, Villa Erdi, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Hasneril, mengatakan pihaknya langsung menghubungi keluarga Juli melalui sambungan video call guna memastikan kondisi dan keberadaan keluarganya.

“Dari hasil komunikasi dengan pihak keluarga, diketahui bahwa Juli mengalami depresi akibat persoalan pekerjaan. Kami juga melakukan video call langsung antara Juli dengan keluarganya. Alhamdulillah kondisinya mulai membaik setelah mendapatkan penanganan dan makanan yang layak, karena sebelumnya ia diketahui sudah beberapa hari tidak makan,” jelas Hasneril.

Untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan Juli, Dinas Sosial Agam menempatkannya sementara di rumah singgah milik Dinas Sosial sebelum dipulangkan ke kampung halamannya.

Pada Sabtu (20/6/2026), Juli dijadwalkan kembali ke Kabupaten Tegal untuk berkumpul bersama keluarganya. Pemulangan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang berada jauh dari daerah asalnya.

Villa Erdi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan tersebut, mulai dari Disdukcapil Agam, Polres Agam, Kasi Trantibum Kecamatan Lubuk Basung, Pemerintah Nagari, perangkat jorong, Tim Gerak Cepat Dinas Sosial, hingga masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dan kerja sama yang baik.

Sementara itu, Bupati Agam, H. Benni Warlis, memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat seluruh unsur yang terlibat.

“Ini adalah wujud nyata hadirnya pemerintah daerah di tengah masyarakat. Kepedulian terhadap sesama tidak mengenal batas wilayah. Kami berharap saudara Juli Kusnaedi dapat kembali ke kampung halamannya dengan selamat, berkumpul bersama keluarga, dan memperoleh dukungan yang dibutuhkan untuk pemulihan kondisinya,” ujar Bupati.

Kisah Juli menjadi bukti bahwa sinergi pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi cepat dan manusiawi bagi warga yang sedang menghadapi kesulitan. Di tengah berbagai tantangan sosial, kepedulian dan gotong royong tetap menjadi kekuatan utama dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan.

Daji

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest