Jombang, Selasa (20/10/2026) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui kegiatan nonfisik.
Salah satu kegiatan tersebut berupa penyuluhan penanggulangan bencana alam dengan menghadirkan pemateri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), M. Yunus. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program TMMD ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 0814/Jombang.
Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, mengenali potensi ancaman di lingkungan sekitar, serta memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengurangi risiko dan dampak bencana.
M. Yunus menyampaikan bahwa pengetahuan tentang kebencanaan perlu dimiliki setiap masyarakat agar mampu mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi situasi darurat.
“Penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau petugas, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Dengan memahami potensi bencana dan langkah-langkah penyelamatan diri, kita dapat mengurangi risiko serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan,” ujarnya.
Ia berharap, melalui penyuluhan tersebut, masyarakat semakin tanggap terhadap potensi bencana di lingkungan masing-masing dan mampu membangun kesiapsiagaan sejak dini, baik sebelum, saat, maupun setelah bencana terjadi.
Kegiatan nonfisik ini melengkapi sasaran pembangunan fisik TMMD ke-130. Melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait, program TMMD diharapkan tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Scm













