Banner iklan

Sekda Malang Dorong DWP Kembangkan Usaha Mandiri, Perkuat Ekonomi Keluarga

More articles

MALANG — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Malang didorong menjadi wadah pengembangan kreativitas, peningkatan keterampilan, sekaligus penguatan kemandirian ekonomi keluarga. Melalui pembinaan dan motivasi, para anggota diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, merintis usaha mandiri, serta mempersiapkan masa depan yang lebih produktif, termasuk ketika memasuki masa purna tugas.

Dorongan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si., yang juga menjabat Dewan Penasihat DWP Kabupaten Malang, dalam kegiatan pembinaan anggota DWP di Malang Tourism Gateway, Jalan Agus Salim No. 11, Gedung O, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Rabu (21/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Budiar didampingi istrinya selaku Ketua DWP Kabupaten Malang serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang.

Pembinaan ini tidak sekadar menjadi ajang pertemuan rutin organisasi, tetapi juga diarahkan untuk membangun semangat produktivitas dan menumbuhkan keberanian anggota dalam mengembangkan peluang usaha. Keterampilan yang dimiliki diharapkan tidak berhenti sebagai aktivitas pengisi waktu, melainkan dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi yang memberikan nilai tambah bagi keluarga.

Semangat tersebut terlihat dari beragam produk yang dipamerkan anggota DWP, mulai dari kerajinan berupa tas hingga aneka makanan, seperti tempe bacem dan cilok. Budiar bahkan menyempatkan diri melihat langsung serta mencicipi sejumlah produk yang disajikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan usaha yang telah dirintis para anggota.

Bagi Budiar, organisasi Dharma Wanita memiliki peran strategis dalam mendorong anggotanya agar terus berkembang, baik dari sisi keterampilan, wawasan, maupun kemampuan membangun usaha. Karena itu, kegiatan pembinaan perlu diisi dengan aktivitas nyata yang dapat memberikan manfaat langsung bagi anggota.

“Sebagai pembina, saya memberikan motivasi dan bimbingan kepada anggota agar bisa aktif di lingkungan Dharma Wanita. Kegiatannya meliputi pelatihan, kegiatan berjualan, pelatihan memasak, hingga perawatan wajah dan sebagainya,” ungkap Budiar.

Menurutnya, beragam kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk menggali potensi anggota sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan organisasi. Melalui komunikasi yang terbuka, anggota diharapkan mampu saling bertukar pengalaman, berbagi pengetahuan, dan menemukan solusi bersama ketika menghadapi persoalan.

Ia pun berharap kegiatan pembinaan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar manfaatnya semakin dirasakan oleh seluruh anggota DWP Kabupaten Malang.

“Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut. Saya berharap satu sama lain dapat berkomunikasi dengan baik. Apabila ada permasalahan, bisa dibicarakan bersama di lingkungan Dharma Wanita,” tambahnya.

Lebih jauh, Budiar menekankan pentingnya mempersiapkan kemandirian sejak dini, terutama bagi para istri pegawai yang selama ini aktif dalam lingkungan kedinasan. Menurutnya, keterampilan dan pengalaman berwirausaha akan menjadi modal berharga ketika memasuki masa purna tugas.

Ia berharap anggota DWP mampu memanfaatkan kesempatan pembinaan untuk membangun usaha yang sesuai dengan minat dan potensi masing-masing. Dengan demikian, aktivitas produktif tidak harus berakhir ketika masa kedinasan selesai, tetapi justru dapat berkembang menjadi peluang usaha yang berkelanjutan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Harapan saya, Dharma Wanita bisa memberikan motivasi kepada para staf dan istri-istri pegawai agar lebih giat lagi. Semoga mereka semakin siap menghadapi masa purna tugas dan nantinya bisa berusaha di daerah masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, menyambut positif kegiatan pembinaan tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan anggota DWP dalam mengembangkan potensi usaha, sekaligus mendorong lahirnya produk-produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi.

Menurutnya, kreativitas masyarakat, termasuk melalui usaha rumahan dan produk olahan, dapat menjadi salah satu potensi yang mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah. Produk lokal yang dikelola dengan baik berpeluang menjadi bagian dari daya tarik ekonomi kreatif Kabupaten Malang.

“Kami berterima kasih atas pembinaan yang diberikan. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi pencerahan bagi anggota Dharma Wanita dan dapat mendorong mereka untuk mengembangkan usaha, sekaligus memperkuat sektor pariwisata Kabupaten Malang,” ujarnya.

Melalui pembinaan yang berkesinambungan, DWP Kabupaten Malang diharapkan semakin mampu menjalankan perannya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat solidaritas antaranggota, serta mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Lebih dari sekadar meningkatkan keterampilan, pengembangan usaha mandiri menjadi langkah penting untuk membangun kepercayaan diri dan membuka peluang ekonomi baru. Dengan dukungan organisasi, pendampingan, dan kemauan untuk terus belajar, anggota DWP diharapkan mampu mengubah kreativitas menjadi peluang usaha yang produktif, sekaligus menjadi bekal menghadapi masa purna tugas dengan lebih mandiri. Guh

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest