Polsek Lubuk Baja Dekatkan Polri dengan Pelajar Lewat Sosialisasi Kenakalan Remaja

More articles

Batam, investigasi.news – Polsek Lubuk Baja terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program prioritas Kapolri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan) dengan menggencarkan edukasi kepada generasi muda. Kali ini, melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Uma, Polsek Lubuk Baja menggelar sosialisasi kenakalan remaja di SMA Negeri 12 Tanjung Uma, Senin (22/9/2025).

Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30 hingga 09.00 WIB itu menghadirkan Bhabinkamtibmas Bripka Wahyudi S. bersama Panit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Ipda Doni Permana, S.E., M.M. Mereka menyampaikan materi pencegahan kenakalan remaja sekaligus mengajak siswa lebih disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam paparannya, Ipda Doni menegaskan sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga wadah membentuk karakter. “Kedisiplinan adalah kunci utama. Dengan disiplin, siswa bisa meraih prestasi membanggakan sekaligus terhindar dari perilaku menyimpang,” ujarnya.

Sementara itu, Bripka Wahyudi menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan kalangan pelajar. “Kami ingin siswa memahami pentingnya menjaga perilaku, menaati aturan, dan menjauhi tindakan yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ungkapnya.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Rangga Primazada, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasinya. Ia menegaskan bahwa generasi muda adalah aset bangsa yang harus dilindungi dari pengaruh negatif.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah, agar pelajar terhindar dari kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan,” tegasnya.

Kompol Rangga juga menekankan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian nyata dari implementasi program Presisi Polri, dengan menitikberatkan pada tindakan prediktif dan tanggung jawab sosial. Sinergi antara Polri dan pihak sekolah diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan produktif bagi siswa.

Respon positif pun datang dari para pelajar. Antusiasme terlihat ketika mereka mengikuti materi serta berdiskusi dengan petugas. Banyak dari mereka mengaku lebih memahami dampak buruk kenakalan remaja dan termotivasi untuk berprestasi.

Fransisco Crons

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest