Pulau Taliabu, Investigasi.News — Langkah cepat dan humanis ditunjukkan Brigpol Sangkala La Rau dalam menangani kasus dugaan pengancaman yang melibatkan seorang pelajar dan tenaga honorer di Desa Natang Kuning, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Kamis (23/04/2026).
Kasus ini mencuat setelah korban, Hardila Umamit (26), melaporkan pesan bernada ancaman yang diterimanya melalui WhatsApp dari pelaku berinisial Harullah Arda Putra Masuku (17), seorang pelajar.
Berdasarkan penelusuran, persoalan dipicu kesalahpahaman terkait kasus pembobolan rumah dinas yang sebelumnya ditempati korban. Dalam pembicaraan awal, korban sempat menyebut beberapa nama yang kerap datang ke rumah tersebut, termasuk pelaku. Namun, korban tidak pernah secara langsung menuduh pelaku sebagai pelaku pencurian.
Informasi yang berkembang di tengah masyarakat justru menyudutkan pelaku, sehingga memicu emosi. Merasa tersinggung, pelaku kemudian mengirim pesan berisi makian dan ancaman kepada korban pada Rabu (22/04/2026).
Tidak tinggal diam, korban segera melapor kepada Bhabinkamtibmas. Merespons laporan tersebut, Brigpol Sangkala La Rau bergerak cepat dengan mempertemukan kedua belah pihak dalam forum mediasi.
Pendekatan persuasif yang dilakukan membuahkan hasil. Dalam suasana kondusif, kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Pelaku juga menyatakan penyesalan dan bersedia membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.
Dalam mediasi tersebut, Brigpol Sangkala La Rau menegaskan pentingnya menjaga komunikasi yang baik dan tidak mudah terpancing isu yang belum tentu benar.
“Kami mengimbau kedua belah pihak untuk saling memaafkan, tidak menyimpan dendam, serta menjaga hubungan baik di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Keberhasilan mediasi ini menjadi contoh nyata peran aktif Bhabinkamtibmas dalam menjaga stabilitas kamtibmas di tingkat desa. Pendekatan dialogis dan kekeluargaan dinilai efektif mencegah konflik berkembang lebih luas.
Melalui penyelesaian damai ini, masyarakat diharapkan semakin sadar pentingnya menyaring informasi serta mengedepankan jalur musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.
Jk

















