Padang Pariaman, Investigasi.news — Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Padang Pariaman kembali mencetak prestasi dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika. Seorang pria berinisial AG (30), warga Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, berhasil diamankan pada Minggu (25/5/2025) sekitar pukul 02.00 WIB karena diduga kuat terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis ganja.
Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas peredaran narkoba di kawasan tersebut. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Sat Resnarkoba yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Iptu Yosvenli Dasman, S.H., M.H., segera melakukan penyelidikan intensif.
Pelaku berhasil diamankan di pinggir jalan saat tengah berada di dalam mobil Daihatsu warna silver. Dalam penggeledahan yang disaksikan oleh warga setempat, polisi menemukan 16 paket besar ganja yang dibungkus dengan lakban kuning, disimpan dalam karung goni putih. Selain itu, petugas juga menyita satu unit handphone Oppo warna hitam sebagai barang bukti tambahan.
Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir, S.I.K., M.Si., mengapresiasi gerak cepat jajarannya dalam mengungkap kasus ini.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku kejahatan narkotika. Ini bentuk komitmen Polres Padang Pariaman dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkoba,” tegasnya.
Senada, Kasat Resnarkoba Iptu Yosvenli Dasman menyebut penangkapan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi.
“Ini hasil sinergi antara masyarakat dan kepolisian. Kami akan terus meningkatkan patroli dan operasi di wilayah rawan untuk memutus mata rantai peredaran narkotika hingga ke akarnya,” ujarnya.
Saat ini, pelaku bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Padang Pariaman guna proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkoba.
“Keberhasilan ini adalah bukti bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam memerangi peredaran narkoba. Mari kita jaga lingkungan kita bersama-sama,” tutup Yosvenli.
Andra



















